Minggu, 26 Oktober 2014

Klub ISL hormati etika, kata Djoko Driyono

| 6.303 Views
id djoko driyono, indonesia super league, pssi
Klub ISL hormati etika, kata Djoko Driyono
Djoko Driyono. (FOTO.ANTARA)
tidak serta merta Timnas yang akan mereka bentuk akan mendapat dukungan dari kubu PSSI KLB 2012
Jakarta (ANTARA) - Petinggi PT Liga Indonesia, Joko Driyono mengatakan, penolakan klub-klub ISL untuk melepas pemainnya ke Timnas atas panggilan PSSI Djohar Arifin sebagai wujud hormat terhadap etika dalam berorganisasi dengan menjunjung tinggi "fairness".

"Jika ada kebijakan dari klub ISL yang tidak bisa melepas pemainnya, itu harus dimengerti oleh PSSI Djohar Arifin. Bahwa mereka adalah pengusung PSSI KLB 2012 di Ancol yang telah menunjuk ketua umum baru yakni La Nyalla Mattalitti. Mereka memiliki etika dan respek terhadap upaya yang mereka lakukan sendiri," katanya di Jakarta, Minggu.

Pernyataan itu dilontarkannya ketika dikonfirmasi mengenai kontroversi yang dikembangkan oleh kepengurusan PSSI Djohar Arifin bahwa tidak ada alasan pemain ISL menolak panggilan masuk Timnas seperti dikatakan oleh Bernard Limbong baru-baru ini.

"Dengan ditandatanganinya Memorandum of Understanding (MoU), tidak serta-merta bisa dianggap bahwa kondisi organisasi ini telah selesai. Ini baru tahap proses awal," kata Driyono yang juga anggota Komite Bersama (Joint Committee/JC) AFC.

Untuk menyelesaikan permasalahan sepakbola di Tanah Air, pihak La Nyalla dan Djohar Arifin telah membuat kesepakatan untuk mencari solusi bersama mengatasi permasalahan lewat Joint Committee PSSI yang dilakukan di hadapan FIFA dan AFC.

"Jika mereka tidak melampaui tahap pertama, yaitu mengimplementasikan spirit MoU menjadi bentuk sebuah rekonsiliasi, maka tidak serta merta Timnas yang akan mereka bentuk akan mendapat dukungan dari kubu PSSI KLB 2012," katanya.
(ANT)

Editor: AA Ariwibowo

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga