Jumat, 22 Agustus 2014

Penggemar Ariel penuhi halaman rutan Kebonwaru

Senin, 23 Juli 2012 08:25 WIB | 5.567 Views
Penggemar Ariel penuhi halaman rutan Kebonwaru
Vokalis Peterpan Nasriel Ilham "Ariel" (FOTO ANTARA/Fahrul Jayadiputra )
Bandung (ANTARA News) - Puluhan penggemar setia vokalis Peter Pan, Nazriel Ilham, atau populer dengan nama Ariel memenuhi area parkir Rumah Tahanan Negara Kebonwaru, Jalan Jakarta, Bandung, Senin.

Beberapa di antara mereka mengenakan seragam kaos berwarna merah putih dan mengusung spanduk untuk menyambut kebebasan Ariel. Mereka tidak hanya berasal dari Kota Bandung namun ada juga yang datang dari daerah jauh seperti Tangerang, Brebes, dan Purbalingga.

Wahyu (19) sengaja datang dari Purbalingga bersama kawan-kawannya untuk menyaksikan Ariel keluar dari gerbang besi Rutan Kebonwaru.

Wahyu yang bekerja di pabrik bulu mata itu sampai minta ijin cuti untuk bertemu langsung dengan idolanya.

"Saya sudah nge-fans dengan Ariel sejak tahun 2008," ujarnya.

Muhammad Marif dari Brebes juga datang bersama lima rekannya dengan alasan yang sama. Ia mengaku tetap menggemari Ariel meski penyanyi itu terjerat kasus asusila yang membuatnya mendekam di Rutan Kebonwaru.

"Soalnya karya-karya Ariel itu bagus, dia beda dari penyanyi yang lain," katanya.

Marif mengatakan ia tetap akan mengidolakan Ariel apabila penyanyi itu berkarya kembali setelah menghirup udara bebas.

Sebagian besar penggemar setia Ariel itu menginap di depan Rutan Kebnwaru sejak Minggu malam.

Saat ini, petugas Rutan Kebonwaru sedang mengatur para wartawan dan penggemar Ariel untuk berbaris di depan gerbang rutan yang masih tertutup rapat.

Menurut petugas, Ariel akan keluar menggunakan mobil apabila para wartawan dan penggemar mereka tidak mau memberi jalan.

Ariel yang telah menjalani masa asimilasi dengan bekerja di sebuah kantor konsultan arsitektur Kota Bandung itu akan menghirup udara bebas pada Senin 23 Juli 2012.

Ia mendapatkan pembebasan bersyarat setelah menjalani dua pertiga hukuman 3,5 tahun penjara yang dijatuhkan majelis hakim Pengadilan Bandung dalam kasus penyebaran video porno.
(ANT)

Editor: AA Ariwibowo

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga