Bojonegoro (ANTARA News) - Pemkab Bojonegoro Jawa Timur mengalokasikan subsidi Rp62 juta dari APBD 2012 untuk pasar murah sejumlah bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri tahun ini.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Bojonegoro Bambang Suharno, Selasa, mengatakan, pasar murah tersebut, dijadwalkan digelar di Alun-ALun Kota, pada 7 hingga 9 Agustus.

Pasar murah itu, lanjutnya, akan menjual bahan pokok di antaranya gula dengan stok 10 ton, beras 10 ton, minyak curah 1.200 liter, daging sapi 600 kilogram, dan berbagai aneka ikan segar dan makanan olahan hasil kerja sama dengan pedagang kaki lima.

"Prinsipnya semua bahan pokok menerima subsidi berkisar Rp2.000 hingga Rp3.000 per kilogram," katanya, menjelaskan.

Ia mengaku, belum bisa menyebutkan harga bahan penting yang akan dijual di pasar murah itu, sebab kemungkinan masih bisa naik atau turun, bergantung harga terakhir sebelum pelaksanaan pasar murah berjalan.

"Penentuan harga bersamaan dengan dimulainya pasar murah, hanya teknisnya harga berbagai bahan pokok yang dijual memperoleh subsidi," katanya, menegaskan.

Menurut dia, pasar murah yang akan digelar ini, sebagai usaha meringankan masyarakat kalangan bawah agar tetap bisa menikmati Hari Raya Idul Fitri bersama keluarganya.

Sebelum ini, pihaknya juga menggelar pasar murah di 14 desa di tujuh kecamatan, untuk mengetahui daya beli masyarakat di daerah yang menjadi lokasi pasar murah, selama dua pekan.

Ia menyebutkan, di setiap lokasi pasar murah antara lain menjual beras sebanyak 1,5 ton dengan harga Rp5.250 per kilogram, jauh lebih rendah dibandingkan harga di pasaran yang mencapai Rp6.000 per kilogram.

(KR-SAS)