Jumat, 24 Oktober 2014

Hatta harapkan masalah Sei Mangkei selesai sebulan

| 3.082 Views
id Hatta Rajasa, Sei Mangkei, Masterplan Percepatan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia, MP3EI
Hatta harapkan masalah Sei Mangkei selesai sebulan
Hatta Rajasa. (ANTARA)
"Kalau tidak bisa, saya pindahkan kawasan ekonomi khususnya."
Jakarta (ANTARA News) - Pemerintah mengharapkan masalah proyek pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei, Sumatera Utara (Sumut), yang belum berjalan akibat status kepemilikan lahan dan rancangan umum tata ruang (RUTR), harus selesai dalam sebulan, kata Menko Perekonomian, Hatta Rajasa.

"Saya telepon pejabat pelaksana tugas Gubernur Sumatera Utara. Saya beri waktu sebulan. Kalau tidak bisa, saya pindahkan kawasan ekonomi khususnya," katanya di Jakarta, Senin.

Menurut Hatta, apabila masalah tersebut tidak selesai dalam sebulan maka pemerintah bisa memindahkan proyek pengembangan kawasan ekonomi khusus tersebut ke wilayah lain.

Hatta menegaskan, pemerintah juga berhak untuk mencabut Peraturan Presiden (Perpres) yang menegaskan bahwa keberadaan Sei Mangkei sebagai kawasan ekonomi khusus, karena kondisi yang berlarut-larut tersebut dapat mengancam keberlangsungan iklim investasi di Indonesia.

"Kita cabut. Masa kita harus menunggu sesuatu yang tidak pasti. Harus tegas, kita sudah capek membangun kawasan, investasi mau masuk, tapi kalau dihambat oleh hal-hal yang tidak prinsip, kan repot," katanya.

Hatta mengemukakan, banyak sekali investor yang ingin mengembangkan kawasan tersebut, seperti PT Unilever, sebagai implementasi pembangunan proyek yang telah tercantum dalam Masterplan Percepatan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI).

Namun, ia mengemukakan, ketidakpastian yang ada bisa menghambat minat investor secara keseluruhan untuk menanamkan investasi di Indonesia serta memperlambat pengembangan kawasan industri di wilayah Sumatera.

"Padahal, Unilever sudah bilang kalau kita masuk ke sana, percaya semua investor Eropa bakal masuk. Bayangkan kita bisa pindahkan sesaknya Jawa ke Sumatera," demikian Hatta Rajasa.
(T.S034/B012)

Editor: Priyambodo RH

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga