Minggu, 26 Oktober 2014

YLKI: waspadai makanan tanpa izin edar

| 2.713 Views
id peringatan ylki, izin edar makanan dan minuman
YLKI: waspadai makanan tanpa izin edar
Ilustrasi (ANTARA News/Lukisatrio)
Produk makanan yang tidak jelas itu, tidak usah dibeli dan dikonsumsi karena dikhawatirkan sangat berbahaya bagi kesehatan manusia."
Medan (ANTARA News) - Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia, Sumatera Utara meminta masyarakat untuk ekstra hati-hati dan selalu waspada terhadap produk makanan dari berbagai negara asing tanpa memiliki izin edar di dalam negeri.

"Produk makanan yang tidak jelas itu, tidak usah dibeli dan dikonsumsi karena dikhawatirkan sangat berbahaya bagi kesehatan manusia," kata Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Sumatera Utara (Sumut) Abubakar Siddik di Medan, Senin.

Hal tersebut, dikatakannya, menanggapi Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan Medan mengamankan dan menyita produk makanan tanpa izin edar dari salah satu gudang di Jalan Krakatau Ujung Medan, Senin sore.

Dalam penggerebekan itu, petugas BBPOM mengamankan lebih 100 karton makanan yang terdiri dari empat jenis makanan tanpa izin edar.

Keempat jenis produk makanan yang diamankan tersebut antara lain Dried Quacker (quacker kering) dari Inggris, dried mushroom dari China, Newroom Asparagus dari China dan Milli Bingko Nuts atau sejenis kacang dari China.

Abubakar mengatakan, makanan tanpa izin edar itu, jelas sangat disangsikan kesehatannya dan tidak "safety" atau aman untuk dikonsumsi.

Oleh karena itu, katanya, konsumen yang ingin membeli produk makanan perlu lebih teliti lagi, dan jangan sampai "kebobolan" membeli dan membawa makanan yang tanpa ada label izin edar.

Selain itu, jelasnya, masyarakat tidak sekadar melihat batas waktu produk makanan tersebut, juga perlu memperhatikan kesehatan dan label halal terhadap barang yang akan dibeli.

"Konsumen jangan sampai tertipu dengan berbagai produk makanan yang terus banjir dipasarkan pada Ramadhan dan menjelang hari Raya Idul Fitri," ujarnya.

Dia menambahkan, konsumen juga jangan terlalu percaya dengan produk yang dijual di pusat-pusat perbelanjaan dan begitu juga label berbagai merek yang tertera.

Keabsahan label ini juga perlu dipertanyakan pada Disperindag, BBPOM, Dinas Kesehatan dan instansi terkait lainnya.

Sebab, jelasnya, sebagian label yang tercantum pada makanan dan minuman diduga bisa saja ada yang mencoba memalsukan.

Sehubungan dengan itu, jelasnya, masyarakat dan konsumen harus benar-benar selektif, sebelum membeli dan membawa pulang ke rumah makanan dan minuman tersebut.

"Sekali saja kita lalai atau silap dalam membeli makanan dan minuman yang tidak memiliki izin edar itu, maka kerugian kesehatan yang akan diterima," kata Abubakar. (M034/R010)

Editor: B Kunto Wibisono

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga