Minggu, 21 Desember 2014

Tiga persen penduduk Sulbar penderita malaria

| 2.114 Views
id sulbar, tiga persen penduduk, menderita malaria, penyakit malaria
Itu berdasarkan data dari Pemerintah Provinsi Sulbar hingga tahun 2011,"
Mamuju (ANTARA News) - Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat mencatat tiga persen dari 1,2 juta penduduk daerah itu penderita penyakit malaria.

"Itu berdasarkan data dari Pemerintah Provinsi Sulbar hingga tahun 2011," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulbar, Ahmad Azis, di Mamuju, Senin.

Kendati demikian, lanjut dia, jumlah penderita penyakit malaria di Sulbar pada tahun 2011 menurun dibandingkan pada tahun 2007 yang lebih tinggi mencapai enam persen dari total penduduk.

Menurut dia, jumlah masyarakat penderita malaria paling tinggi terdapat di Kabupaten Mamuju yang telah dikategorikan sebagai daerah zona merah penderita malaria.

Sementara daerah di Sulbar yang menjadi daerah dengan penderita malaria tertinggi kedua di Sulbar adalah Kabupaten Mamasa yang dikategorikan daerah dengan kategori zona kuning penderita malaria.

Kabupaten lainnya, yakni Kabupaten Polman dan Majene dikategorikan zona hijau penderita malaria karena daerah itu dianggap jumlah penderita malarianya masih wajar, katanya menjelaskan.

Upaya mengantisipasi penyakit malaria di provinsi itu, kata dia, pemprov setempat terus menggalakkan program kesehatan yang dicanangkan pemerintah pusat akan dimaksimalkan di Provinsi Sulbar untuk dijalankan seperti program perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Selain itu, lanjut dia, menjalankan program kesehatan berbasis komunitas dan pembangunan kesehatan berbasis masyarakat.

Menurut dia, menjalankan program kesehatan berbasis komunitas yakni dengan melibatkan kelompok masyarakat seperti lembaga swadaya masyarakat untuk ikut aktif pada program dan kampanye peningkatan kesehatan masyarakat.

Program pembangunan kesehatan berbasis masyarakat, kata dia, adalah program kesehatan dengan memaksimalkan fungsi dan peran sarana kesehatan, seperti poskesdes, posyandu, puskesmas, hingga rumah sakit dalam rangka memaksimalkan pelayanan kesehatan.

(KR-MFH/D007)

Editor: Tasrief Tarmizi

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga