Jumat, 19 September 2014

Masakan Indonesia di Malaysia semakin mudah dijumpai

Senin, 23 Juli 2012 23:49 WIB | 5.119 Views
Kuala Lumpur (ANTARA News) - Aneka masakan Indonesia di Malaysia semakin tenar dan mudah dijumpai sejalan dengan terus bertambahnya tempat-tempat makan (kedai/restoran) yang menawarkan cita rasa Tanah Air.

Berdasarkan pantauan ANTARA di Kuala Lumpur, Senin, beraneka ragam masakan, seperti masakan Minang, Aceh, Jawa, Sunda, dan dari sejumlah daerah lainnya di Indonesia juga ditawarkan oleh restoran-restoran di Malaysia.

Untuk masakan Minang terbilang banyak dijumpai mengingat masyarakat Minang, Sumatera Barat, ini banyak yang menetap di negara ini bahkan sudah turun-temurun tinggal di negeri ini.

Begitu pula, masakan Aceh, Jawa, ataupun Sunda kini semakin banyak ditawarkan di kedai-kedai makan.

Sebut salah satunya adalah restoran "Seri Garuda Mas" yang menawarkan aneka masakan Minang telah membuka tempat di beberapa lokasi di wilayah Kuala Lumpur dan Selangor.

Restoran Seri Garuda Mas ini merupakan kerja sama antara warga Indonesia dan Malaysia dengan pekerjanya sebagian besar adalah WNI.

Selain itu, juga ada restoran Sido Mampir, yang umumnya menawarkan aneka masakan Jawa, seperti rawon, pecel lele, pecel ayam, soto ayam, gule, dan satai kambing.

Restoran Sudi Mampir yang terletak di depan stasiun Monorail Chow Kit, Kuala Lumpur ini menggunakan jasa pekerja Indonesia.

Menurut Pengurus Restoran SM, Abdul Rahman, mayoritas pekerjanya berasal dari Purwodadi, Jawa Tengah, agar bisa lebih mudah berkomunikasi, terutama pada pelanggan yang berasal dari daerah Jawa.

Ia menjelaskan penjualan restoran yang dikelolanya itu relatif cukup bagus karena bisa mencapai 500 orang hingga 700 orang per harinya.

"Bahkan jika hari libur, jumlahnya bisa lebih banyak lagi dan omzetnya juga menjadi lebih besar lagi," ungkapnya.

Restoran ini, kata dia, mampu meraih omzet per hari sekitar 6.000--7.000 ringgit per hari, bahkan bila pada hari libur omzetnya bisa naik dua kali lipat.

Sementara itu, sejumlah restoran waralaba asal Indonesia juga telah banyak yang masuk ke negara ini, seperti ayam penyet Ria, Es Teler 77 Juara Indonesia, dan Saung Kuring.

Meningkatnya jumlah restoran bercita rasa Indonesia ini selain untuk memenuhi permintaan dari masyarakat Indonesia di negara ini, juga ditujukan kepada warga Malaysia ataupun turis asing yang banyak berkunjung ke negara ini karena mereka pun menyukai masakan Indonesia.

(N004/D007)

Editor: Tasrief Tarmizi

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga