Selasa, 2 September 2014

Chendu minta Garuda Indonesia terbang ke sana

Selasa, 24 Juli 2012 11:57 WIB | 4.040 Views
Chendu minta Garuda Indonesia terbang ke sana
Teknisi memeriksa pesawat baru Garuda Indonesia jenis Boeing B737-800 NG seri ke-123, di Hanggar 2, Garuda Maintenance Facilities, Tangerang, Banten, Kamis (20/10). Pesawat tersebut dilengkapi dengan teknologi "Boeing Sky Interior" sebagai penunjang kenyamanan penumpang dengan pola pencahayaan interior yang dapat diubah-ubah suasana warnanya (color schemes), serta Audio Video on Demand (AVOD). (FOTO ANTARA/Yudhi Mahatma)
Chengdu, China (ANTARA News) - Walikota Chengdu, Ge Hong Li, berharap maskapai Garuda Indonesia segera membuka penerbangan langsung ke Indonesia, untuk meningkatkan hubungan kedua pihak dengan lebih baik di masa dating.

"Penerbangan langsung Chengdu-Indonesia dapat meningkatkan kerja sama kedua pihak," katanya, saat menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Indonesia untuk China merangkap Mongolia, Imron Cotan, di Chengdu, Propinsi Sichuan, China, Selasa.

Hong mengatakan, Chengdu kota terbesar ketiga di China yang telah berkembang dengan tingkat pertumbuhan ekonomi terus menanjak, baik sebagai pusat perdagangan, pariwisata, telekomunikasi, transportasi, logistik, ilmu pengetahuan dan teknologi dan sebagainya.

"Dengan tingkat GDP 13,3 persen dan jumlah populasi dua pertiga dari Shanghai, Chengdu menjadi salah satu kota yang potensial untuk menjadi mitra bagi Indonesia dalam berbagai bidang, industri, perdagangan dan pariwisata," ujarnya.

"Chengdu kini telah memiliki kota kembar di Indonesia yakni Medan," kata Hong.

Selama ini Garuda Indonesia melayani rute Jakarta-Beijing (lima kali sepekan), Jakarta-Shanghai dan Jakarta-Guangzhou setiap hari. 

"Saya saja sudah tiga kali ke Chengdu dalam kurun waktu enam bulan. Itu mengindikasikan betapa saya serius untuk terus menjajaki kerja sama antara Indonesia dan Chengdu," ujar Cotan.

Manajer Garuda Indonesia di Guangzhou, Dharmawan, mengatakan, Garuda Indonesia telah mengirimkan tim pada akhir mei 2012 untuk menjajaki serius penerbangan langsung Indonesia-Chengdu.

Dharmawan mengatakan, penjajakan mempertimbangkan segala aspek, di antaranya aspek bisnis, aspek birokrasi antarkedua pemerintah, dan aspek lainnya. "Termasuk ketersediaan armada kami, kapasitas yang tersedia dengan pangsa pasar yang ada," katanya.

"Yang jelas Garuda Indonesia serius membuka jalur penerbangan keempat di China," ujarnya.

(R018)

Editor: Ade Marboen

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga