Sabtu, 1 November 2014

AirAsia akuisisi Batavia Air

| 4.716 Views
id akuisisis batavia, maskapai airasia, airasia-batavia, batavia air
AirAsia akuisisi Batavia Air
Setelah mengakuisisi Batavia Air, Indonesia AirAsia akan melayani lebih dari delapan juta penumpang di 42 kota di Indonesia dan 12 destinasi internasional.(ANTARA/Rosa Panggabean)
Jakarta (ANTARA News) - Maskapai penerbangan AirAsia, melalui AirAsia Berhad dan PT Fersindo Nusaperkasa--pemegang saham mayoritas PT Indonesia AirAsia--, mengakuisisi Batavia Air dengan nilai pembelian 80 juta dolar AS.

"Setelah berbulan-bulan bernegosiasi, kami akhirnya dapat mencapai kesepakatan untuk menjalin hubungan antara AirAsia dan Batavia Air," kata CEO AirAsia Berhad, Tony Fernandes, saat memberikan keterangan pers di Jakarta, Kamis.

Tony menyebut Batavia Air mengisi kepingan puzzle secara sempurna dalam rencana bisnis perusahaan  karena Batavia Air memiliki pasar domestik yang kuat.

Dengan "pernikahan yang sempurna" itu, kata dia, AirAsia menargetkan akan menguasai lebih banyak  pangsa pasar penerbangan di Indonesia.

Menurut dia, saat ini AirAsia Indonesia menguasai sekitar tiga persen pangsa penumpang rute domestik dan 41 persen pangsa pasar internasional.

Sementara Presiden Direktur Fersindo, Dharmadi, mengatakan AirAsia Berhad akan memiliki saham di Batavia sebesar 49 persen dan Fersindo sendiri menjadi pemegang saham mayoritas sebesar 51 persen.

Menurut Dharmadi, yang juga menjabat sebagai Presiden Direktur Indonesia AirAsia, akuisisi 100 persen saham Batavia akan dilakukan dalam dua tahap.

Ia menjelaskan, tahap pertama akan mencakup akuisisi saham mayoritas 76,95 persen dan selanjutnya akuisisi 23,05 persen. Akuisisi diharapkan selesai pada kuartal kedua tahun 2013 berdasarkan persetujuan regulator di Indonesia.

Setelah akuisisi dilakukan, Indonesia AirAsia akan melayani lebih dari delapan juta penumpang di 42 kota di Indonesia dan 12 destinasi internasional.

Presiden Direktur Batavia Air, Yudiawan Tansari, mengatakan persaingan yang ketat membuat Batavia Air harus mengambil langkah menjalin kemitraan dengan Air Asia.

"Pertumbuhan industri penerbangan di Indonesia yang begitu pesat membuat saya percaya bahwa Batavia Air membutuhkan skala yang lebih besar untuk bersaing dan berkembang," katanya.

(M040)

Editor: Maryati

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga