Jumat, 29 Agustus 2014

Temuan ratusan janin di Rusia terkait penelitian ilmiah

Kamis, 26 Juli 2012 21:47 WIB | 2.614 Views
Yekaterinburg (ANTARA News) - Ratusan janin manusia yang ditemukan awal pekan ini di hutan di wilayah Ural, Rusia, mungkin digunakan untuk penelitian ilmiah, kata pejabat kepolisian setempat, Rabu. 

Beberapa tong mengandung janin, berusia 22-26 pekan, yang diawetkan ditemukan penduduk setempat di parit hutan terpencil di Ural pada Senin.

Pihak berwenang Rusia telah melakukan penyelidikan karena keadaan di sekitar tempat kejadian ada kemungkinan mengacu ke arah perbuatan kriminal.

"Data awal menunjukkan, sejumlah rumah sakit setempat mendonasikan embrio-embrio dan janin-janin tersebut untuk penelitian ilmiah," kata juru bicara kepolisian setempat Valery Gorelykh.

"Ada sejumlah alasan yang meyakinkan bahwa janin-janin tersebut dibuang di hutan itu oleh fasilitas penelitian ini," kata dia. Embrio dan janin dari keguguran kehamilan dan aborsi sering digunakan untuk penelitian sel punca.

Akan tetapi, Undang-undang di Rusia mengizinkan perempuan untuk menggugurkan kandungannya hingga berumur 12 pekan.

Aborsi hanya bisa dilakukan karena alasan medis, jika nyawa sang ibu dalam bahaya atau jika kehamilan itu disebabkan karena perkosaan.

Pihak berwenang setempat telah mengirimkan permintaan penyelidikan ke semua rumah sakit yang mempunyai bangsal persalinan dan fasilitas khusus untuk pembuangan biomateri dalam radius 100km dari tempat pembuangan janin-janin tersebut.

Para penyelidik mengatakan kaitan ilmiah itu hanya satu dari beberapa petunjuk dalam penyelidikan yang sedang mereka lakukan.

Beberapa anggota dewan Rusia dan para ahli mengatakan janin-janin itu bisa saja berasal dari fasilitas medis yang melakukan praktik aborsi ilegal atau organisasi yang melakukan penelitian ilegal.

(A059/H-AK) 

Editor: Ade Marboen

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca