Jumat, 31 Oktober 2014

Evakuasi paus terdampar di Karawang dilanjutkan Sabtu

| 4.085 Views
id ikan paus, evakuasi paus di karawang, paus terdampar
Evakuasi paus terdampar di Karawang dilanjutkan Sabtu
Ilustrasi Ikan Paus Terdampar (ANTARA/Cucuk Donartono)
Proses evakuasi paus berbobot 2,5 ton hari ini untuk sementara dihentikan karena masih ada beberapa kendala untuk membawa paus ke tengah laut. Evakuasi akan dilanjutkan Sabtu (27/7),"
Karawang (ANTARA News) - Evakuasi paus yang terdampar di pantai Tanjungpakis, Kabupaten Karawang, Jawa Barat masih akan dilanjutkan pada Sabtu (28/7) karena upaya mengembalikan ke tengah laut pada hari ini belum berhasil.

"Proses evakuasi paus berbobot 2,5 ton hari ini untuk sementara dihentikan karena masih ada beberapa kendala untuk membawa paus ke tengah laut. Evakuasi akan dilanjutkan Sabtu (27/7)," kata Koordinator Jakarta Animal Aid Network (JAAN), Iben kepada ANTARA, di Karawang, Jumat.

Dikatakannya kapal Pertamina dan Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) pada dasarnya sudah siap membantu evakuasi paus ke tengah laut.

Hanya kapal besar itu tidak bisa mendekati paus yang jaraknya hanya sekitar 500 meter dari bibir pantai.

Menurut dia, posisi kapal besar yang rencananya akan menarik paus yang terdampar dalam evakuasi itu jarak dengan posisi pausnya mencapai lebih dari 1 kilometer.

Posisi tersebut dinilai sangat jauh, karena itu diperlukan tali yang benar-benar kuat dengan ukuran sangat panjang. Sementara tali yang ada saat ini hanya mencapai kurang dari 300 meter.

"Kapal yang rencananya akan membantu evakuasi paus itu sangat besar, jadi tidak bisa mendekati paus yang terdampar di perairan dangkal. Tetapi tetap esok (Sabtu) akan terus dilanjutkan evakuasi paus itu," kata Iben.

Tim evakuasi paus tersebut dilakukan oleh tim gabungan, terdiri atas JAAN, anggota Tagana dan Sagara. Proses evakuasi sudah dilakukan sejak Kamis (26/7) setelah keberadaan paus itu ditemukan pada Rabu (25/7).

Paus itu panjangnya mencapai sekitar 12-13 meter, teridentifikasi sebagai paus jenis "Sperm Whale".
(KR-MAK/Z003)

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga