Selasa, 23 September 2014

Rektor UII: audit internal diperlukan perguruan tinggi

Jumat, 27 Juli 2012 22:10 WIB | 2.194 Views
Rektor UII: audit internal diperlukan perguruan tinggi
Rektor UII Yogyakarta, Edy Suandi Hamid (FOTO ANTARA/Widodo S. Jusuf)
Yogyakarta (ANTARA News) - Audit internal diperlukan perguruan tinggi untuk menjaga mutu perkuliahan dan lulusannya, kata Rektor Universitas Islam Indonesia Yogyakarta Edy Suandi Hamid.

"Audit internal dapat digunakan untuk pengendalian dan pengembangan mutu pendidikan tinggi. Audit internal merupakan media untuk memperbaiki kinerja masing-masing unit di perguruan tinggi," katanya di Yogyakarta, Jumat.

Menurut dia sebagai lembaga yang menyelenggarakan pendidikan tinggi bagi masyarakat, perguruan tinggi seperti Universitas Islam Indonesia (UII) harus memiliki standar mutu yang baik di setiap unit.

"Hal itu penting untuk meningkatkan kualitas perguruan tinggi. Oleh karena itu, audit internal jangan sampai dijadikan momok yang menakutkan sehingga kurang terbuka dalam memaparkan kinerja unit yang selama ini telah dilakukan," katanya.

Ia mengatakan nilai terpenting pelaksanaan audit internal adalah sebagai langkah UII untuk meningkatkan akreditasi. Jika kinerja unit di UII melalui audit internal itu mendapat penilaian baik, maka hal itu bisa dijadikan modal dan langkah UII memantapkan persiapan pengajuan akreditasi UII untuk memperoleh akreditasi terbaik.

"Oleh karena itu, saya berharap audit internal harus dilakukan secara transparan dan akuntabel untuk memuluskan langkah UII memperoleh akreditasi terbaik," kata Edy.

Kepala Badan Penjamin Mutu (BPM) UII Faisol mengatakan sistem penjaminan mutu di UII selama ini memiliki kualitas baik, terbukti dengan banyaknya universitas lain yang mempelajari sistem penjamin mutu di BPM UII.

Namun, menurut dia, perlu ada peningkatan agar terus bertambah baik sehingga diperlukan penjaminan dan pengendalian melalui kegiatan audit mutu internal akademik dan nonakademik.

Ia mengatakan pelaksanaan audit mutu internal ditujukan untuk pembelajaran dan kinerja unit serta menemukan peluang perbaikan untuk peningkatan kinerja unit.

"Saya berharap ke depan semakin ada perbaikan dan tindak lanjut dari masing-masing unit. Untuk mendukung semua itu dibutuhkan transparansi dari masing-masing unit," kata Faisol.

(B015*H010/M008)

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga