Jumat, 24 Oktober 2014

Garuda Muda dapat pelajaran berharga dari Malaysia

| 5.223 Views
id garuda muda, harimau muda, timnas indonesia, timnas malaysia
Garuda Muda dapat pelajaran berharga dari Malaysia
Pesepakbola Indonesia Nurmufid (kanan) berebut bola dengan pesepakbola Malaysia dalam pertandingan persahabatan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat malam (27/7-2012). (ANTARA/Yudhi Mahatma)
"Kami juga akan memantau pemain PON Pekanbaru nanti."
Jakarta (ANTARA News) - Pelatih tim nasional (Timnas) sepakbola Indonesia U-23 Garuda Muda, Aji Santoso, mengaku anak asuhnya mendapatkan pelajaran berharga meski harus menyerah 0-6 dari Harimau Muda Malaysia pada pertandingan persahabatan di Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta, Jumat malam.

"Yang terpenting adalah pelajaran dari kekalahan ini sehingga kita bisa mengetahui kelemahan dan keunggulan tim," kata Aji Santoso usai pertandingan.

Menurut dia, kondisi timnas Garuda Muda jauh berbeda dibandingkan saat turun di kualifikasi Piala Asia U-22 di Pekanbaru, Riau, beberapa waktu lalu. Kondisi itu terlihat jelas saat pemain berada di lapangan, terutama dalam hal ketahanan fisik.

Kondisi berbeda justru terjadi pada lawan, yakni Malaysia datang dengan kekuatan penuh, dan ditopang oleh tiga pemain asing maupun pemain seniornya. Adapun Indonesia yang mengandalkan Timnas U-22.

"Setelah kualifikasi Piala Asia semua pemain libur. Kami kira pemain juga tidak melakukan latihan dengan maksimal. Setelah itu mereka kumpul dan langung main," katanya.

Mantan pelatih klub Persebaya Surabaya itu mengatakan, tim yang diproyeksikan turun di SEA Games 2013 itu diharapkan lebih solid dan maksimal, sehingga harus memperbanyak porsi latihan sekaligus frekuensi bertanding melawan tim yang jauh lebih kuat.

"Level lawan harus lebih tinggi, seperti melawan Malaysia tadi. Terus terang, Malaysia tadi bermain cukup bagus," katanya.

Guna memperkuat tim yang disiapkan untuk SEA Games 2013 ini, Aji dan jajaran pelatih akan berusaha mencari pemain tambahan dengan melakukan pencarian bakat (talent scouting) ke daerah atau dengan memantau kompetisi.

Aji mengemukakan, kebutuhan pemain saat ini cukup mendesak, sertafigur paling dicari adalah posisi pemain belakang dan penyerang.

"Kami juga akan memantau pemain PON Pekanbaru nanti. Kami berharap di PON muncul pemain-pemain potensial," kata pelatih asal Malang, Jawa Timur, itu.

Pelatih Timnas Malaysia, Ong Kim Swee, mengaku pertandingan tadi berjalan dengan baik, dan timnya mampu dominan atas tim tuan rumah Indonesia.

"Ini adalah pertandingan persahabatan. Hasil perkara nomor dua. Yang penting, pemain bisa merasakan atmosfer pertandingan," katanya menambahkan. (*)

Editor: Priyambodo RH

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga