Sabtu, 23 Agustus 2014

Tunisia minta KTT OKI kutuk kekerasan di Myanmar

Sabtu, 28 Juli 2012 21:38 WIB | 2.748 Views
Tunis (ANTARA News) - Tunisia minta pertemuan puncak Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) mendatang mengutuk kekerasan di Myanmar, yang menewaskan beberapa warga Islam, kata kantor berita resmi TAP pada Sabtu.

Permintaan itu dibuat pada Jumat di Jenewa dalam pertemuan koordinasi perwakilan tetap OKI untuk PBB dan disetujui beberapa negara Islam, termasuk Mesir, Libya, Maroko, Iran dan Sudan, kata pengumuman kementerian luar negeri Tunisia.

"Tunisia menyuarakan keprihatinan mendalam tentang ketegangan yang berlaku di Myanmar, dan mengutuk pemerasan terhadap minoritas Muslim di sana," kata komunike tersebut.

KTT OKI yang akan datang akan diselenggarakan di Jeddah, Arab Saudi, pada 14--15 Agustus.

Korban tewas dari kerusuhan Burma mencapai 78 pada akhir Juni, sementara itu lebih dari 3.000 rumah tinggal hancur karena dibakar, demikian Xinhua-OANA melaporkan.
(H-AK/B002) 

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga