Rabu, 1 Oktober 2014

Permintaan SKCK naik empat kali lipat

Senin, 30 Juli 2012 20:01 WIB | 2.287 Views
Permintaan SKCK naik empat kali lipat
Foto dokumentasi para pencari kerja mencari informasi lowongan (ANTARA/Asep Fathulrahman)
....sebagian besar memang untuk daftar CPNS."
Jakarta (ANTARA News) - Permintaan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Kepolisian Resor (Polres) Jakarta Pusat naik empat kali lipat dari biasanya.

Menurut Aiptu Saryad dari Pelayanan Administrasi Intelejen Keamanan (Yanmin Intelkam) Polres Metro Jakarta Pusat, permintaan SKCK meningkat tajam dari 50/pekan  menjadi 200/pekan.

"Biasanya paling 50 per minggu, sekarang bisa 200 per minggu," kata Saryad saat ditemui di Polres Metro Jakarta Pusat.

Dia mengatakan tingginya permintaan SKCK karena adanya pembukaan lowongan Calon Pegawai Negri Sipil (CPNS) di 23 instansi pemerintah pusat dan 25 instansi daerah.

"Tambah banyak karena ada pembukaan CPNS, dan sebagian besar memang untuk daftar CPNS," kata Saryad.

SKCK merupakan salah satu syarat untuk mendaftar CPNS.  "Karena untuk CPNS itu harus Polres yang mengeluarkan, makanya permintaan disini meningkat," kata Saryad.

Untuk mengurus SKCK diperlukan surat keterangan dari kelurahan setempat, fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP), fotokopi Kartu Keluarga (KK), serta pas poto 4x6 sebanyak lima lembar.

"Gampang kok, asal persyaratan lengkap kemudian isi formulir dan ber-KTP Jakarta Pusat," kata Saryad.

Untuk biaya pembuatan SKCK, menurut Peraturan Pemerintah RI nomor 50 tahun 2010 tentang tarif PNBP SKCK, orang yang ingin dibuatkan SKCK dikenakan biaya Rp10 ribu.

Surat yang dulu dikenal dengan nama Surat Keterangan Kelakuan Baik (SKKB), ini pun membutuhkan waktu dua hari untuk proses pembuatannya.

"Kalau komandan langsung menandatangani, bisa langsung diambil. Kalau tidak ya paling keesokan harinya," kata Saryad.

(Dny) 

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga