Jakarta (ANTARA News) - Aktor kawakan, Ray Sahetapy, mengaku senang mendapat peran sebagai pelatih sepakbola dalam film "Hari Ini Pasti Menang" karya Andibachtiar Yusuf.

Pasalnya, pemilik nama lengkap Ferene Raymond Sahetapy itu pernah diharapkan mendiang ayahnya menjadi pemain bola, namun hal itu tidak pernah terwujud sampai ayahnya meninggal.

"Bukan cuma impian tetapi sudah jadi genetik. Dari saya kecil, ayah saya ingin agar saya jadi pemain bola, tetapi jalannya tidak begitu," ujar Ray usai jumpa pers film "Hari Ini Pasti Menang" di Jakarta, Senin.

Dalam dunia nyata mungkin ia tidak akan pernah menjadi pemain bola, tetapi setidaknya dalam film yang akan dirlis 20 Desember 2012 itu dia bisa menjadi pelatih sepakbola.

"Akhirnya menjadi pelatih (sepak bola)," katanya seraya tersenyum.

Menurut Ray, keinginan ayahnya agar ia menjadi pemain sepakbola terungkap dari namanya yang merupakan gabungan dari pesepakbola terkenal saat itu. 

Ferene berasal dari nama pemain Real Madrid (1958-1966) asal Hungaria, Ferenc Puskas, sedangkan Raymond berasal dari pemain Real Madrid (1956–1959) asal Perancis, Raymond Kopa.

"Sampai dia meninggal pun saya tidak menjadi pemain bola," kata pria kelahiran Donggala, Sulawesi Selatan, 1 Januari 1957 itu.

Dalam film "Hari Ini Pasti Menang", Ray menjadi pelatih sepakbola yang arogan namun bertanggungjawab terhadap profesinya.

"Ini lebih arogan dari Jose Mourinho, agak unik karakternya, karena pencampuran watak dari beberapa pelatih luar ditambah watak saya sendiri," jelas Ray.

Ray mengaku terinspirasi beberapa pelatih luar yang terkenal seperti Fabio Capello, Jose Mourinho, dan Arsene Wenger.

"Mereka punya cara-cara untuk mengungkapkan pikirannya ketika mereka bicara dengan pemain. Tidak hanya teknis, tetapi kebersamaan dan startegi," katanya.

M047