Sabtu, 1 November 2014

MU bidik IPO 300 miliar dolar AS di Wall Street

| 5.485 Views
id manchester united, klub sepakbola inggris, wallstreet
MU bidik IPO 300 miliar dolar AS di Wall Street
Manchester United membukukan keuntungan 19,7 juta dolar AS pada 2011.
New York (ANTARA News/AFP) - Tim sepak bola terkenal Inggris, Manchester United (MU), Senin waktu setempat (Selasa WIB), mengumumkan bahwa pihaknya berharap mendapatkan lebih dari 300 juta dolar Amerika Serikat (AS) dalam penawaran umum saham perdana (intial public offering/IPO)-nya di bursa Wall Street.

Tim itu akan menempatkan 16,7 juta dolar AS di pasar, 8,3 juta dolar AS dalam saham publik dan 8,3 juta dolar AS milik pemilik klub, dari pengusaha AS Malcolm Glazer. Saham tersebut akan dijual seharga antara 16 dolar AS hingga 20 dolar AS, dan ditargetkan meraup sekira 300,6 juta dolar AS.

Dengan mempertimbangkan 2,5 juta saham tambahan yang mungkin ditawarkan melalui pilihan penjatahan (overallotment) dan harga maksimum per saham, tim itu bisa mengumpulkan dana segar hingga 383 juta dolar AS.

Tanggal pembukaan untuk melakukan penawaran umum, awalnya diumumkan pada Juli, namun belum ditetapkan.

Klub tersebut telah meninggalkan penawaran umum perdana sebelumnya, yang dijadwalkan untuk pasar Singapura, di daerah di mana ada banyak likuiditas dan basis penggemar yang kuat.

Di antara tim yang paling populer di dunia, Manchester United membukukan keuntungan 19,7 juta dolar AS pada 2011, dengan total pendapatan 518,5 juta dolar AS.

Tim itu berharap untuk menggunakan pendapatan IPO-nya guna mengurangi utang, yang mencapai 664 juta dolar AS pada akhir kuartal pertama tahun ini.

Manchester United tercatat di London Stock Exchange untuk 11 tahun, sebelum tim itu dibeli oleh Glazer pada 2005, dalam sebuah langkah yang sangat mempengaruhi peningkatan utang tim.

Keluarga Glazer akan mempertahankan saham Seri B mereka dengan hak suara yang adalah 10 kali dari saham Seri A yang akan ditempatkan di pasar.
(Uu.A026/A023)

Editor: Priyambodo RH

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga