Sabtu, 23 Agustus 2014

21 orang tewas akibat kecelakaan lalin di Agam

Selasa, 31 Juli 2012 18:10 WIB | 2.515 Views
Lubukbasung, Sumbar (ANTARA News) - Sebanyak 21 orang tewas akibat kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Agam, Sumatera Barat, selama Januari sampai Juli 2012.

Kapolres Agam AKBP Noortjahyo melalui Kanit Laka Polres Agam Iptu Jamuhur di Lubukbasung, Selasa, mengatakan, sebanyak 21 orang meninggal dunia dari 130 kasus kecelakaan lalu lintas yang terjadi selama Januari sampai Juli.

Sedangkan luka berat sebanyak 16 orang, luka ringan sebanyak 177 orang dan kerugian sekitar Rp218,65 juta.

"Dari 130 kasus ini telah selesai 97 kasus dan rata-rata kasus kecelakaan ini terjadi pada usia produktif antara 18 sampai 24 tahum," kata dia.

Dia merincikan, pada Januari jumlah kasus sebanyak 19 kasus, meninggal dunia dua jiwa, luka berat dua orang, luka ringan 18 orang dan kerugian sekitar 10,9 juta.

Bulan Februari sebanyak 21 kasus, meninggal dunia tiga orang, luka berat dua orang, luka ringan 30 orang dan kerugian sekitar Rp44,7 juta.

Sedangkan bulan Maret 18 kasus, tiga orang meninggal dunia, empat orang luka berat, 21 luka ringan dan kerugian Rp19,2 juta.

Bulan April 17 kasus, tiga orang meninggal dunia, dua orang luka berat dan 19 luka ringan dan kerugian sekitar Rp52,9 juta.

Lalu, Mei sebanyak 14 kasus, dua orang meninggal dunia, dua orang luka berat, dua orang luka ringan dan kerugian sekitar Rp10,9 juta.

Bulan Juni berjumlah 19 kasus, dua orang meninggal dunia, dua orang luka berat, 36 orang luka ringan dan kerugian sekitar Rp25,65 juta.

Dan bulan Juli 22 kasus, enam meninggal dunia, dua luka berat, 29 luka ringan dan kerugian sekitar Rp41,4 juta.

Untuk mengurangi angka kecelakaan, Polres Agam akan melakukan operasi cipta kondusif dan melakukan sosialisasi Undang-Undang No 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan di setiap sekolah.

"Sosialisasi telah kami gelar di setiap sekolah yang tersebar di wilayah hukum Polres Agam yakni, Kecamatan Lubukbasung, Matur, Tanjung Mutiara, Tanjung Raya, Ampek Nagari, Palembayan dan Matur," katanya.

Sementara pada tahun 2011, sebanyak 219 kasus kecelakaan dengan korban meninggal dunia 48 jiwa, 30 luka berat, 317 luka ringan dan kerugian Rp260 juta. (ANT)

Editor: B Kunto Wibisono

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga