Jumat, 1 Agustus 2014

Presiden minta pers beri ruang kandidat presiden

Selasa, 31 Juli 2012 18:43 WIB | 1.473 Views
Presiden minta pers beri ruang kandidat presiden
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (ANTARA)
Jakarta, 31/7 (ANTARA) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta agar pers memberi ruang bagi para tokoh yang mencalonkan diri sebagai presiden maupun anggota DPR dalam pemilu 2014 nanti, untuk memperkenalkan dirinya secara luas.

Hal itu diungkapkan Presiden saat memberikan sambutan buka puasa bersama dengan para pemimpin organisasi kewartawanan, pemimpin redaksi, wartawan senior dan wartawan istana kepresidenan di Istana Negara, Jakarta, Selasa.

"Saya minta media massa dan pers memberikan ruang kepada para kandidat untuk memperkenalkan dirinya dalam arti yang luas, pikiran-pikirannya, solusi untuk menyelesaikan masalah kompleks dan sejumlah hal yang rakyat ingin tahu," kata Presiden.

Presiden menilai, pers dan media massa memiliki peran penting dalam menyebarkan informasi dan melakukan pendidikan politik bagi masyarakat.

Untuk itu, dengan memberikan ruang kepada para kandidat yang akan berkompetisi pada 2014 nanti, pers dapat mendorong rakyat mengetahui dan mengerti siapa pemimpin yang akan dipilih.

"Rakyat akan menjadi hakim setelah mengenal tokoh-tokoh itu," katanya.

Presiden juga mengharapkan, agar pers berkontribusi dalam menyukseskan pemilu 2014 nanti, sehingga lebih baik dibandingkan pemilu 2009 lalu.

Menurut Presiden, kesuksesan pemilu selain dalam hal penyelenggaraannya, juga partisipasi masyarakat dalam agenda demokrasi tersebut.

"Kita ingin partisipasi rakyat tetap kuat namun semakin berkualitas, rakyat mengerti mangapa memilih tokoh A atau tokoh B," katanya.

Presiden mengatakan, pemerintah mendukung upaya untuk terus memperbaiki pemilu 2014 nanti dan menyukseskan hajatan demokrasi lima tahunan tersebut.

Direktur Pemberitaan Perum LKBN ANTARA Saiful Hadi dalam kesempatan tersebut mendukung himbauan presiden tersebut, mengingat pendidikan politik bagi rakyat sangat penting di masa depan.

"Dengan demikian masyarakat dapat mengetahui calonnya yang akan dipilih dan memahami pilihannya secara lebih rasional," katanya.

Selain itu, menurut dia dengan membuka ruang bagi semua kandidat akan menempatkan pers pada posisi yang netral.

Sementara itu, dalam acara buka puasa tersebut, Presiden didampingi oleh Ibu Negara Ani Yudhoyono. Selain itu juga tampak pula putra Presiden Edi Baskoro Yudhoyono.

Acara tersebut juga dihadiri, Wakil Presiden Boediono beserta Istrinya Herawati Boediono, serta sejumlah menteri dan pejabat. (M041)

Editor: B Kunto Wibisono

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga