Kamis, 28 Agustus 2014

Jamsostek DIY bayar klaim Rp50,57 miliar

Rabu, 1 Agustus 2012 01:43 WIB | 2.595 Views
Yogyakarta (ANTARA News) - PT Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Persero) Daerah Istimewa Yogyakarta pada Januari hingga Juni 2012 membayarkan klaim sebesar Rp50,57 miliar untuk 106.337 kasus.

"Pembayaran klaim itu untuk empat program utama, yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kematian (JK), dan Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK)," kata Kepala Cabang PT Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Heru Prayitno di Yogyakarta, Selasa.

Menurut dia pembayaran klaim sebesar Rp50,57 miliar pada semester pertama 2012 itu terdiri atas program JKK Rp2,27 miliar untuk 815 kasus, JHT Rp40,94 miliar (6.996), JK Rp1,21 miliar (130), dan JPK Rp5,78 miliar (97.604).

"Klaim terbesar dibayarkan untuk program JHT sebesar Rp40,94 miliar, sedangkan kasus terbanyak ada pada program JPK yakni 97.604 kasus karena memang tidak ada pembatasan," kata Heru.

Ia mengatakan program JPK berlaku untuk tenaga kerja bersangkutan, suami/istri, dan tiga anak sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Jaminan itu diberikan ketika sakit, hamil, dan bersalin.

"Program-program tersebut sangat bermanfaat bagi para pekerja sehingga kami mengimbau para pengusaha segera memberikan perlindungan kepada tenaga kerja yang belum menjadi peserta Jamsostek," kata Heru.

Kepala Bidang Pemasaran PT Jamsostek DIY Fahmi mengatakan tenaga kerja merupakan aset perusahaan sehingga harus diperhatikan dan dilindungi agar dapat berkontribusi maksimal bagi perusahaan.

"Jika tenaga kerja diperhatikan dan dilindungi melalui Jamsostek, maka mereka akan merasa terjamin, nyaman, dan aman yang pada akhirnya bisa meningkatkan kinerja, kreativitas, dan produktivitas," katanya.
(B015*H010/E005)

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga