Selasa, 2 September 2014

Kemeja kotak-kotak Jokowi diborong jelang Lebaran

Rabu, 1 Agustus 2012 09:56 WIB | 4.253 Views
Kemeja kotak-kotak Jokowi diborong jelang Lebaran
Baju kotak-kotak yang menjadi ciri khas Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama. (ANTARA/ISMAR PATRIZKI)
Solo (ANTARA News) - Kemeja motif kotak-kotak yang menjadi ciri khas pasangan calon gubernur dan wagub DKI Jakarta Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama banyak dipesan menjelang Lebaran 2012.

"Selain momen menghadapi putaran kedua pemilihan gubernur Jakarta, ternyata animo masyarakat di luar Jakarta terhadap kemeja kotak-kotak khas Jokowi ini meningkat selama bulan Puasa," kata pemilik usaha konveksi Arjuna, Suparto saat ditemui di Solo, Rabu.

Pria yang membuka gerainya di Kelurahan Nusukan, Kecamatan Banjarsari, ini mengaku terjadi kenaikan yang signifikan untuk pemesanan kemeja kotak-kotak tersebut.

Stok kemeja kotak-kotak yang dibuatnya sebanyak dua ribu potong, semakin menipis karena pesanan yang terus meningkat.

Menurut dia, setiap harinya lebih dari 30 potong kemeja laku diborong pembeli yang berkunjung ke gerainya, namun jumlah tersebut belum termasuk pesanan dari luar kota yang dikirim melalui paket.

"Untuk menyambut Lebaran tahun ini, kami akan segera menyelesaikan produksi sebanyak dua ribu potong lagi sebagai antisipasi permintaan yang diperkirakan masih akan mengalami peningkatan," ujarnya.

Suparto mengaku sempat kewalahan ketika pesanan kemeja kotak-kotak melonjak, sehingga pria yang telah menekuni usahanya selama 30 tahun tersebut mengerahkan sebanyak 30 tenaga penjahit untuk menyelesaikan pesanan tersebut.

Menurut dia, pembeli dari kemeja kotak-kotak tersebut tak hanya berasal dari simpatisan dan tim sukses pasangan Jokowi-Basuki saja, melainkan juga berasal dari masyarakat secara umum di luar kota Jakarta.

Ia mengatakan kemeja yang dijual senilai Rp100 ribu hingga Rp125 ribu tersebut juga banyak diminati masyarakat dari berbagai kota seperti Yogyakarta, Semarang, Cirebon, Palangkaraya, Samarinda hingga Papua.

"Peminat kemeja kotak-kotak yang datang kemari kebanyakan bukan pedagang melainkan individu dari luar daerah yang memang sedang berburu kemeja ini," katanya.

(KR-WSN)

Editor: Heppy Ratna

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga