Senin, 28 Juli 2014

Seorang siswi Blitar dikeroyok teman sekolah hingga terluka

Rabu, 1 Agustus 2012 16:35 WIB | 3.968 Views
Seorang siswi Blitar dikeroyok teman sekolah hingga terluka
Ilustrasi kartun mengenai bullying. (neighborhoodlink.com)
Blitar, Jawa Timur (ANTARA News) - Lagi-lagi kasus bullying di sekolah. Seorang siswi SMP di Kota Blitar, Jawa Timur, Sriharini (15), dirawat serius di RS Mardi Waluyo Blitar, setelah dikeroyok 14 teman sekolahnya hingga luka-luka.

Humas RS Mardi Waluyo, Rita, Rabu, mengemukakan kondisi pasien saat ini masih memerlukan perawatan. Ia menderita cedera kepala setelah dilakukan observasi di ruang unit gawat darurat (UGD) rumah sakit.

Sriharini anak pasangan Subeda (56) dengan Sumartin (43) warga Jalan Soekarno, Kota Blitar. Dia korban penganiayaan 14 rekannya satu sekolah.

Ia mengatakan, "Saya dikeroyok berkali-kali. Awalnya, saat pulang sekolah, saya diajak sejumlah teman ke belakang sekolah. Nyatanya, saya dipukuli. Pemukulan kedua di rumah kosong di Desa Sumberejo." 

Di rumah kosong itu, ia dikeroyok oleh sekitar 10 orang rekannya, delapan teman sekolahnya sendiri di SMPN 4 Blitar, sementara beberapa yang lain dari sekolah lain.

"Saya diam ketika dipukul. Saya tidak mengetahui ada masalah apa," katanya dengan menahan rasa sakit.

Sementara itu, Kepala SMPN 4 Blitar, Dwi Santoso, menyesalkan dengan kejadian ini. Ia sudah memanggil delapan anak didiknya yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan tersebut.

Polresta Blitar saat ini juga masih memproses masalah ini. Kasus ini dilimpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Blitar. (*)

Editor: Ade Marboen

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca