Kamis, 28 Agustus 2014

Indonesia cabut banding diskualifikai ganda putri

Kamis, 2 Agustus 2012 01:25 WIB | 8.231 Views
Indonesia cabut banding diskualifikai ganda putri
Empat ganda putri dari Korea Selatan, Indonesia dan China didiskualifikasi BWF karena dinilai memanipulasi pertandingan (REUTERS/Bazuki Muhammad)
London (ANTARA News) - Indonesia akhirnya menarik ajuan banding ke Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) yang menjatuhkan sanksi diskualifikasi terhadap ganda putri Greysia Polii-Meiliana Jauhari yang dituduh terlibat kasus memanipulasi pertandingan bersama tiga pasangan ganda putri lainnya.

"Menyusul banding yang diajukan, Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) memutuskan untuk menarik banding tersebut," ujar Sekjen BWF Thomas Lund dalam keterangan pers di Wembley Arena, London, Rabu malam WIB.

Sementara mengenai banding yang diajukan pihak Korea Selatan atas sanksi serupa yang dijatuhkan kepada dua pasangan mereka, Jung Kyung Eun-Kim Ha Na dan Ha Jung Eun-Kim Min Jung, BWF telah menolaknya.

Thomas yang saat memberi keterangan pers didampingi Deputi Presiden BWF Paisan Rangsikitpho, menyebutkan sanksi yang dijatuhkan kepada empat pasangan, termasuk pasangan unggulan pertama Wang Xiaoli-Yu Yang, hanya berlaku pada Olimpiade London 2012.

Hukuman itu juga hanya diberlakukan bagi atlet bersangkutan dan tidak berlaku bagi pelatih maupun asosiasi negara tempat para atlet tersebut bernaung.

Untuk pertandingan selanjutnya, keempat pasangan tersebut digantikan oleh empat pasangan lain yakni, pasangan valerie Sorokina-Nina Vislova (Rusia) bertemu pasangan Michelle Edwards-Annari Viljoen (Afrika Selatan) dan pasangan Kanada Alex Bruce-Michele Li menghadapi Leanne Choo-Renuga Veeran (Australia).

Mereka adalah pasangan-pasangan yang berada pada urutan ketiga dan keempat Grup A dan C grup di mana empat pasangan yang didiskualifikasi berada.

Ketua Umum PB PBSI Djoko Santoso mengatakan akan menerima keputusan BWF dengan berbesar hati dan segera mengevaluasi.

"Kita akan melakukan langkah-langkah strategis dan akan usul ke BWF untuk mengubah sistem pertandingan yang ada," katanya.

Sementara itu, dua pemain tunggal Indonesia yang tersisa, Simon Santoso dan Adriyanti Firdasari tersisih dari turnamen tersebut menyusul Taufik Hidayat yang sudah lebih dulu tumbang.

Simon kalah dari unggulan teratas Lee Chong Wei dari Malaysia 12-21, 8-21, sedangkan Firdasari disingkirkan pemain China Wang Xin dengan 15-21, 8-21.

Dengan demikian pada cabang bulutangkis Indonesia hanya menyisakan dua pasangan yakni Tontowi Ahmad-Liliyana Natsir yang sudah lolos ke semifinal dan ganda putra Bona Septano-Mohammad Ahsan yang akan bertanding pada perempatfinal, Kamis esok.
(F005/Z002)

Editor: Jafar M Sidik

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga