Sabtu, 20 Desember 2014

Mobil Internet di pedalaman Kutim belum berfungsi

| 5.037 Views
id mobil internet, Kutai Timur, Muara Bengkal
Mobil Internet di pedalaman Kutim belum berfungsi
Dokumen foto sejumlah siswa Sekolah Dasar (SD) sedang memanfaatkan Mobil Internet. ( ANTARA/Ari Bowo Sucipto)
"Mobil dan peralatannya tidak rusak, namun kami tidak punya dana operasional."
Sangatta (ANTARA News) - Mobil Internet di Kecamatan Muara Bengkal, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Kalimantan Timur (Kaltim), selama ini tidak bisa berfungsi sebagaimana yang diharapkan lantaran tidak memiliki biaya operasional.

Menurut Camat Muara Bengkal, Jaini, Kamis, perangkat canggih diberikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutim melalui Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Kadishubkominfo) hanya berfungsi sehari saat diinstalasi, dan selebihnya hanya diparkir di halaman kantor kecamatannya hingga kehujanan dan kepanasan.

"Tidak beroperasinya mobil Internet tersebut karena tidak ada biaya operasional untuk membeli bahan bakar. Mobil dan peralatannya tidak rusak, namun kami tidak punya dana operasional," kata Jaini.

Untuk menghidupkan perangkat Internet, ia mengemukakan, harus menghidupkan mesin generator yang memerlukan biaya bahan bakar minyak sekira 10 hingga 15 liter per hari atau mencapai sedikit-dikitnya 300 liter per bulan.

Padahal, ia menuturkan, di wilayah pedalaman Kaltim harga premium mencapai Rp10.000 per liter, dan solar Rp8.000 per liter, sehingga dana yang diperlukan cukup besar.

Jaini mengatakan, pihaknya tidak ada biaya untuk membeli BBM, sedangkan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika tidak ada subsidi sehingga Mobil Internet gagal berfungsi.

"Sangat disayangkan keberadaan Mobil Internet tidak bisa difungsikan, padahal manfaatnya sangat banyak," katanya.

Dikatakannya pula, bukan hanya Mobil Internet Muara Bengkal yang macet, namun semua piranti sejenis yang ada di Kutim dikabarkan mengalami nasib serupa.

"Staf kami yang dulu dilatih Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika sudah siap kerja, namun sekarang hanya bekerja seperi biasa. Petugas Dishubkominfo juga tidak pernah datang," katanya.

Mobil Internet yang diserahkan Wakil Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, pada 18 Januari 2012 di halaman Kantor Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kutai Timur ada enam untuk enam kecamatan, yakni Kecamatan Sangatta Utara, Sangatta Selatan, Rantau Pulung, Muara Bengkal, Muara Wahau dan Sangkulirang.
(T.KR-ADI/A041/Rw.P003)

Editor: Priyambodo RH

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga