Solo (ANTARA News) - WWali Kota Solo Joko Widodo (Jokowi) merupakan salah satu pecinta berat lagu-lagu dangdut yang diciptakan dan dinyanyikan oleh H. Rhoma Irama.

Jokowi saat menjamu tamunya Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang menjadi pasangannya sebagai Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, di rumah makan lesehan di angkringan di Solo, Rabu malam, juga membawa tape recorder untuk memutar lagu-lagu dangdut ciptaan H.Rhoma Irama.

"Saya memang tidak hanya suka lagu-lagu rock, tetapi lagu-lagu dangdut milik H.Rhoma Irama juga suka," kata Jokowi yang duduk lesehan didampingi Ahok beserta tim suksesnya sambil menikmati makanan.

Saat makan malam lesehan di angkringan itu Jokowi memutar lagu milik H.Rhoma Irama yang berjudul 135 Juta Penduduk Indonesia.

"Saya sangat senang dengan syair lagu ini, karena menggambarkan keindahan Indonesia yang terbingkai dalam Bhineka Tunggal Ika. Di Jakarta yang merupakan Ibu Kota Indonesia seperti itu, di sana suku dan agama apa saja ada dan tidak ada bedanya," kata Jokowi.

"Silakan resapi syair lagu ini mempunyai arti dan makna yang sangat bagus bagi bangsa Indonesia yang terdiri atas berbagai suku, agama, ras, dan lain-lain. Hal ini saya tidak menyindir H.Rhoma Irama, tetapi fakta memang seperti itu," kata Jokowi menjawab pertanyaan wartawan mengenai lagu tersebut.

Ahok yang juga mantan Bupati Bangka Belitung pada kesempatan tersebut juga mengatakan sangat senang lagu-lagu dangdut ciptaan H.Rhoma Irama.

"Sewaktu saya masih menjabat bupati di Bangka Belitung, di sana setiap ada gedung film yang memutar filmnya H. Rhoma Irama luar biasa yang menyaksikan," katanya.

Warga Kota Solo yang mengetahui kedatangan Jokowi dan Ahok beserta tim susksesnya makan malam lesehan di angkringan tersebut, juga tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut dengan meminta foto bersama.

"Ini kesempatan bagus untuk foto bersama Pak Jokowi dan Pak Ahok dan belum tentu nanti bisa ketemu lagi," kata mereka.
(J005/M028)