Minggu, 22 Oktober 2017

Peterpan ganti nama jadi NOAH

| 7.570 Views
Peterpan ganti nama jadi NOAH
Empat personel NOAH, Reza, David, Uki, dan Lukman berpose bersama vokalis Geisha, Momo, usai syuting video klip bulan April lalu. (ANTARA/Teresia May)
Kami sudah bersiap mengerjakan apa yang bisa kami lakukan di masa depan. Kami akan meneruskan perjalanan...
Jakarta (ANTARA News) - Setelah menunggu selama dua tahun, Ariel, Lukman, Uki, Reza dan David yang sebelumnya tergabung dalam band Peterpan kembali dengan nama baru, NOAH.

"Nama ini sejak 2,5 tahun yang lalu sudah ada. Tetapi memang ditunggu saat launching album untuk dikasih tahu," kata sang vokalis, Ariel, saat memberikan keterangan pers di kantor Musica Jakarta, Kamis.

"Tetapi kami lupa siapa yang pertama kali mengeluarkan nama NOAH," tambahnya.

Uki mengatakan kata NOAH berarti orang yang membuat nyaman, damai, dan umur panjang. "Itu semua mewakili musik kita dan keadaan kita," katanya.

Sementara bagi Ariel, nama NOAH terdengar lebih sederhana dan sewarna dengan musik yang mereka mainkan.

"Kedua kalau mendengarkan musik kita sendiri, nama ini tidak berlebihan. Nama NOAH sendiri dengan musik yang kita mainkan satu warna," katanya.

Di album "Hari yang Cerah" (2007), Indra dan Andika mundur dari Peterpan dan sesuai perjanjian nama Peterpan tidak akan dipakai kembali.

Namun cobaan datang saat album ke-6 hendak dirilis tahun 2010, Ariel sang vokalis terjerat perkara hukum dan dijatuhi hukuman penjara selama 3,5 tahun. Album yang sudah siap dengan nama baru pengganti Peterpan pun kembali mereka simpan rapat-rapat.

Sebelum peluncuran resmi nama baru, Ariel yang baru bebas bersyarat dari proses hukum pada 23 Juli 2012 membacakan sebuah pernyataan :

"Sebuah kekuatan telah mempertemukan kami satu persatu, dengan cara yang tidak bisa diterka oleh siapapun."

"Bersama Uki, Lukman, Reza, dan David. Kami telah sampai di sebuah persimpangan dari setengah perjalanan, dan kami masih berkumpul di persimpangan itu. Kami sudah bersiap mengerjakan apa yang bisa kami lakukan di masa depan. Kami akan meneruskan perjalanan..."

(M047) 

Editor: Maryati

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca