Oknum supir jasa pemulangan peras TKI

Kamis, 2 Agustus 2012 21:41 WIB | 1384 Views

Kalau menolak membayar, saya diancam akan diturunkan paling terakhir setelah seluruh TKW dengan tujuan Cianjur selatan diturunkan. Karena tidak mau bersitegang dan harus ikut ke selatan yang jaraknya ratusan kilometer, saya terpaksa membayar,"
Berita Terkait
Cianjur (ANTARA News)- Pemerasan terhadap Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Cianjur, Jabar, kembali dilakukan oknum sopir armada pemulangan TKI dari BNP2TKI.

Sri Lidwina binti Cece Setia (36), TKW asal Kelurahan Muka, Cianjur, Kamis, mengaku harus membayar sejumlah uang pada oknum sopir tersebut, jika ingin diturunkan lebih dahulu.

"Kalau menolak membayar, saya diancam akan diturunkan paling terakhir setelah seluruh TKW dengan tujuan Cianjur selatan diturunkan. Karena tidak mau bersitegang dan harus ikut ke selatan yang jaraknya ratusan kilometer, saya terpaksa membayar," katanya.

Dia menuturkan, tindak pemerasan itu, sebenarnya telah terjadi saat dia pertama kali naik kendaraan tersebut. Awalnya dia memberi uang sebesar Rp100 ribu, namun ditolak oknum sopir tersebut.

"Ketika itu, supir menolak uang seratus ribu karena dia meminta saya harus membayar Rp350 ribu sampai ke rumah yang hanya berjarak 10 kilometer dari retoran tempat kami. Karena sempat menolak kepulangan saya sempat diundur supir itu," ucapnya.

Sementara itu, Ketua DPP Asosiasi Tenaga Kerja Indonesia Raya (Astakira), Safilin Sofyan menilai, tindak pemerasan di atas kendaraan atau armada pemulangan TKI saat memulangkan buruh migran itu bukan hal baru.

Namun ironisnya, ungkap dia, meskipun kerap terjadi, pihak terkait terkesan tutup mata, bahkan terkesan melakukan pembiaran.

"Banyak aduan dari para TKI ke pihak terkait perihal pemerasan yang dilakukan oknum supir jasa pemulangan itu. Namun masih maraknya pratek pemerasan menandakan, belum ada yang diberi tindakan tegas ," sesalnya.

Sehingga pihaknya mendesak, BNP2TKI selaku pihak yang paling berkompeten untuk menanggapi serius kasus tersebut. Pasalnya tandas dia, kasihan para TKI yang mengunakan jasa pemulangan menjadi sapi perahan.

(KR-FKR/Y003)

Editor: Tasrief Tarmizi

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar

Komisi IV bahas perkebunan

Komisi IV bahas perkebunanKomisi IV DPR RI akan memberikan kewenangan kepada Direktorat Jenderal Perkebunan untuk mengelola industri perkebunan ...

Remaja ini selamat walau terbang 5 jam di roda pesawat

Remaja ini selamat walau terbang 5 jam di roda pesawatSeorang remaja pria tiba dengan selamat dalam penerbangan dari California ke Hawaii kendati dia menumpangi tempat roda ...

Pusat konseling remaja di sekolah akan diperbanyak

Pusat konseling remaja di sekolah akan diperbanyakBadan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional akan memperbanyak pusat informasi konseling remaja dan mahasiswa di ...