Kamis, 2 Agustus 2012 22:28 WIB | 2153 Views
Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un, menangis saat upacara peringatan untuk sang ayah yang juga mantan pemimpin negara itu, Kim Jong-il, di Lapangan Kim Il-sung, Pyongyang, beberapa waktu lalu. Pelarian dari Korea Utara yang dibela aktivis Korea Selatan, Kim Young-hwan, menjadi isu sensitif dengan China, yang menjadi sekutu utama Korea Utara. (Mandatory Credit REUTERS/Kyodo)
... para agen di China berkali-kali memukul Kim, melarangnya tidur selama berhari-hari, dan menyiksanya dengan sengatan listrik...
Editor: Ade Marboen
COPYRIGHT © 2012
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com
Amerika Serikat dan Taliban membuncahkan harapan untuk negosiasi damai di Afghanistan ketika keduanya bersedia bertemu ...
Artis senior, Barbra Streisand, Senin, mengecam Yahudi Ortodoks di Israel atas sikap mereka yang memaksa perempuan ...
Empat prajurit NATO tewas pada Rabu pagi dalam satu serangan di Afghanistan Timur, demikian konfirmasi pasukan koalisi ...