Senin, 22 Desember 2014

Menhut: budayakan program cerdas dan hijau

| 2.096 Views
id program cerdas hijau, Kementerian Kehutanan, bibit gratis
untuk menghijaukan lahan yang gersang di tanah air pihaknya sudah melakukan kerja sama berbagai lintas agama dan etnis, dengan menanam pohon pada ruang lahan yang kosong.
Bengkulu (ANTARA News) - Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan mengajak masyarakat di tanah air untuk membudayakan program cerdas dan hijau, dengan menanam berbagai jenis pohon seluruh sekolah.

"Untuk mencapai sasaran itu kita sudah melakukan kerja sama nota kesepahaman (MOU) dengan seluruh sekolah dengan dibantu bibit gratis," kata Zulkifli Hasan usai menanam berbagai pohon buah di pesantren Pancasila, Kota Bengkulu, Sabtu.

Menhut didampingi Plt Gubernur Bengkulu Junaidi Hamsyah itu sebelumnya memberikan arahan di pesantren tersebut, sekaligus memberikan bantuan bibit gratis pada lima pesantren di daerah itu, Selain itu Menhut juga memberikan bantuan sejumlah dana kepada lima pesantren tersebut dan bantuan untuk pembangunan masjid di pesantren Pancasila sebesar Rp100 juta.

Dalam sambutan Menhut mengatakan, untuk menghijaukan lahan yang gersang di tanah air pihaknya sudah melakukan kerja sama berbagai lintas agama dan etnis, dengan menanam pohon pada ruang lahan yang kosong.

Ada beberapa program Kementerian kehutanan untuk menghijaukan lahan di tanah air antara lain program Kebun Bibit Rakyat (KBR), program Bantuan Sosial (Bansos), Badan Layanan Umum (BLU) dan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Ketiga program itu semuanya disiapkan dana APBN yang jumlahnya cukup besar, untuk mendapatkan dana tersebut masyarakat melalui kelompoknya harus memenuhi syarat yang sudah ditentukan.

Khusus lima pesantren yang mendapatkan bibit buah di Kota Bengkulu ke depan akan dilibatkan pada program KBR karena seluruh siswanya bisa menanam pohon tersebut dengan baik.

"Pak gubernur tolong ke lima pesantren itu dilengkapi syaratnya untuk mendapat program KBR tersebut karena dana setiap hektarenya cukup lumayan," katanya.

Plt Gubernur Bengkulu Junaidi Hamsyah mengatakan, masyarakat Bengkulu sudah merindukan mencari ruang terbuka hijau karena saat ini sebagian besar hutan sudah gundul.

"Kalau dulu ruang terbuka hijau itu kampungan, sekarang mulai dirindukan masyarakat, terutama di Kota Bengkulu dengan demikian menyambut baik program penanaman satu juta pohon 2012," katanya.

(Y008) 

Editor: Ella Syafputri

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga