Beirut (ANTARA News) - Pembawa acara televisi Suriah, Mohammed Al-Saeed, yang diculik dari rumahnya pertengahan Juli, telah dibunuh, kata Observatorium Hak Asasi Manusia Suriah, Sabtu.

"Pembawa acara televisi itu, seorang terkenal di TV pemerintah, telah dieksekusi, dan kelompok Al-Nusra Front mengaku bertanggung jawab bagi pembunuhan itu," kata Rami Abdel Rahman dari Observatorium HAM Suriah kepada AFP.

Al-Nusra, kelompok garis keras Islam yang kurang dikenal, dalam satu pernyataan Jumat mengklaim pembunuhan itu dan mengeksekusi Saeed.

"Para pahlawan Ghouta barat (di provinsi Damaskus) menahan pembawa acara itu pada 19 Juli," demikian pernyataan Al Nusra. "Ia kemudian dibunuh setelah diinterogasi."

Pernyataan Al-Nusra menunjukkan satu foto Saeed yang ketakutan, dengan punggungnya membelakangi tembok di satu lokasi yang tidak begitu dikenal.

"Mungkin ini menjadi pelajaran bagi semua orang yang mendukung pemerintah itu," kata pernyataan itu.

Bulan lalu pemantau hak media "Reporters Without Border" mengeluarkan satu pernyataan mengenai penculikan Saeed,dan mendesak para penangkapnya segera membebaskan dia.

"Media berita dan wartawan-- keduanya profesional dan wartawan nasional jangan dijadikan target oleh kelompok yang terlibat dalam perang atau perang saudara," katanya.

(Uu.H-RN)