Rabu, 22 Oktober 2014

14 bandara di NTT siap sambut mudik

| 6.183 Views
id bandara nusa tenggara timur, mudik lebaran 1433 hijriah, arus mudik
Kupang (ANTARA News) - Kepala Dinas Perhubungan Nusa Tenggara Timur Bruno Kupok mengatakan 14 bandar udara di NTT siap menyambut penumpang yang datang dan berangkat ke berbagai daerah di Tanah Air menjelang lebaran Idul Fitri 1433 Hijriah.

"Provinsi NTT memiliki banyak bandara, dan saat ini tedapat 14 bandar udara yang sesemuanya beroperasi," katanya di Kupang, Sabtu.

Ia mengatakan dari 14 bandara tersebut, satu bandara berstatus bandara internasional yaitu Bandara El Tari yang terletak di Kupang ibu kota Provinsi NTT, sedangkan 13 bandara lainnya adalah bandara domestik.

Selain itu, katanya, saat ini di Kabupaten Nagekeo yang terletak di Flores juga sedang dibangun bandara yang direncanakan akan diselesaikan pada 2012.

"Di Pulau Flores ada enam bandara yaitu Bandara Komodo di Labuan Bajo, Frans Sales Lega di Ruteng, Soa di Bajawa, H Hasan Aroeboesman di Ende, Frans Seda di Maumere dan Gewayantana di Larantuka," katanya.

Sementara di Pulau Sumba ada dua bandara yaitu Bandara Tambolaka di Waikabubak dan Umbu Mehang Kunda di Waingapu.

"Sedangkan di Pulau Timor juga ada dua bandara yaitu El Tari di Kupang dan Haliwen di Atambua," katanya.

Khusus untuk pulau-pulau Alor, Lembata, Rote dan Sabu masing-masing mempunyai satu bandara yaitu bandara Mali di Kalabahi, Wunopito di Lewoleba, Lekunik di Rote dan Tardamu di Sabu.

Menurut dia, pemerintah pusat melalui APBN telah mengalokasikan dana sebesar Rp1,2 triliun untuk meningkatkan 13 bandara di daerah ini, termasuk memperpanjang Bandara Komodo dari 900 meter menjadi 2.500 meter.

"Bandara Komodo juga akan diperpanjang agar bisa didarati pesawat besar," katanya.

Untuk Bandara El Tari, pemerintah juga akan mengusulkan anggaran untuk peningkatannya seperti landasan pacu dan tempat parkir pesawat.

Kapasitas apron di Bandara El Tari perlu diperluas agar bisa dimanfaatkan lebih dari 12 pesawat. "Apron perlu dikembangkan sehingga bisa menampung 16-20 pesawat," katanya.

Pemerintah Provinsi NTT akan mengajukan dana melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2012 senilai Rp25 miliar dan APBD 2013 senilai Rp50 miliar.

"Selain itu seluruh pemerintah kabupaten dan kota di NTT harus menganggarkan Rp100 miliar dari APBD Perubahan 2012 dan dari APBD 2013 senilai Rp125 miliar," katanya.

(ANT-084/E005)

Editor: Suryanto

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga