Jumat, 1 Agustus 2014

IMI: Desa Kawio bisa jadi contoh desa maritim

Sabtu, 4 Agustus 2012 21:06 WIB | 2.226 Views
Jakarta (ANTARA News) - Desa Kawio, yang berada di Pulau Kawio, Sulawesi Utara yang berbatasan langsung dengan Filipina, bisa jadi percontohan desa maritim. Desa di pulau  perbatasan itu memiliki sawah 5 ha dan mengahsilkan jeruk lemon.

Direktur Eksekutif Indonesia Maritime Insititute (IMI), Y Paonganan mengemukakan hal itu, Sabtu, saat tiba di Marore untuk membuat film semi scientific, "Surat untuk Presiden; Jurnal dari Pulau-Pulau Terluar".

"Karakteristik Desa Kawio perpaduan pengelolaan pesisir laut dan daratan yang terintegrasi dengan baik," kata Ongen, panggilan akrab Y Paonganan, saat dihubungi wartawan, Sabtu.

Ongen, yang merupakan doktor lulusan IPB itu mengatakan potensi wisata bahari di Desa Kawio sangat baik, dan di desa itu terdapat gunung berapi bawah laut yag cukup besar. Gunung itu memiliki ketinggian 3.000 meter dan puncaknya berada pada kedalaman 3.000 meter.

Sebagai Desa yang berada di pulau terluar, kata Ongen, Desa Kawio layak dijadikan percontohan, khususnya untuk pengelolaan pulau-pulau kecil di seluruh wilayah NKRI, karena karakteristik desa di pulauu agak berbeda dengan desa di wilayah pegunungan dan daratan.

"Bahkan Desa Kawio bisa disebut sebagai desa maritim karena melakukan aktivitas pengembangan dan pengelolaan desa yang sarat dengan strategi maritim,"katanya. (*)

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga