Jumat, 31 Oktober 2014

Kemiskinan masih jadi PR bersama

| 3.979 Views
id menkokesra agung laksono, kemiskinan, rakyat miskin
Kemiskinan masih jadi PR bersama
Menko Kesra Agung Laksono (FOTO ANTARA)
Intinya, keterlibatan, komitmen dan kerjasama semua pihak sangat diperlukan...
Surabaya (ANTARA News) - Kemiskinan masih menjadi pekerjaan rumah yang harus diatasi bersama dalam kehidupan masyarakat, kata Menteri Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono.

"Pemerintah telah melaksanakan upaya penanggulangan kemiskinan selama tiga dasawarsa dan telah berhasil mengurangi jumlah penduduk miskin secara signifikan," kata Agung Laksono usai melakukan safari Ramadhan di Jember dan Situbondo, Jawa Timur, Sabtu.

Menteri menyebutkan upaya penanggulangan kemiskinan memerlukan strategi yang menyeluruh, terpadu dan berkelanjutan antara lain dengan melibatkan seluruh masyarakat termasuk termasuk dunia usaha dan kalangan swasta lainnya.

"Intinya, keterlibatan, komitmen dan kerjasama semua pihak sangat diperlukan karena penanggulangan kemiskinan merupakan tanggungjawab kita bersama," katanya.

Upaya penanggulangan kemiskinan, lanjut dia difokuskan pada berbagai kebijakan dan program penyediaan kebutuhan dasar seperti pangan, pendidikan, kesehatan, perluasan kesempatan kerja, sarana dan prasarana pertanian dan nelayan, kredit usaha bagi masyarakat miskin serta prasarana pemukiman kumuh perkotaan.

Dia menyebutkan, program penanggulangan kemiskinan dan pengurangan pengangguran oleh pemerintah di kelompokkan dalam empat kelompok program.

"Pertama, bantuan sosial terpadu berbasis keluarga, kedua penanggulangan kemiskinan berbasis pemberdayaan masyarakat atau PNPM Mandiri, ketiga penanggulangan kemiskinan berbasis pemberdayaan usaha mikro dan kecil serta yang terakhir adalah program murah untuk rakyat," katanya.

Lebih lanjut Menteri mengatakan, strategi yang dilakukan oleh pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat dalam upaya meningkatkan kesejahteraan rakyat dilakukan melalui tiga pilar dan kebijakan utama yang pada dasarnya ditujukan untuk meningkatkan pembangunan manusia Indonesia.

Pilar tersebut, kata Menteri adalah penanggulangan kemiskinan dan pengurangan pengangguran.

Penanggulangan dan tanggap cepat masalah kesejahteraan rakyat serta pengembangan sumber daya manusia.

"Untuk mendukung ketiga kebijakan di atas pemerintah telah mengambil langkah-langkah kongkrit antara lain pemberian bantuan ke sejumlah daerah diantaranya Kabupaten Jember dan Situbondo," katanya.

Menteri menambahkan, melalui berbagai program penanggulangan kemiskinan Indonesia telah mendapat perhatian dan penilaian dunia.

"Badan pembangunan PBB dalam evaluasi indeks pembengunan manusia (IPM) tahun 2010 telah memposisikan Indonesia pada peringkat 108 dari 170 negera. Angka ini naik dari peringkat 111 pada tahun 2009," katanya.

HDI tersebut, lanjut menteri dinilai berdasarkan tingkat pendapatan, angka partisipasi pendidikan dan pelayanan kesehatan.

"UNDP bahkan memposisikan sebagai 10 negara di dunia yang mengalami peningkatan pendapatan pesat serta peningkatan pendidikan dan kesehatan yang cepat pula," katanya.

Adapun bantaun yang disalurkan Menkokesra dalam kunjungan kerja ke Kabupaten Jember dan Situbondo diantaranya, bantuan untuk siswa miskin (BSM), bantuan pendidikan dasar, bantuan pendidikan menengah serta bantuan sosial pendidikan kecakapan hidup.

Selain itu, bantuan langsung masyarakat (BLM) program PNPM Mandiri pendesaan dan PNPM Mandiri perkotaan di empat kecamatan serta berbagai bantuan lainnya.

(W004/A025)

Editor: Suryanto

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga