Rabu, 30 Juli 2014

Serangan udara Israel tewaskan warga Gaza

Senin, 6 Agustus 2012 12:07 WIB | 4.376 Views
Serangan udara Israel tewaskan warga Gaza
PM Israel, Benyamin Netanyahu (tengah), berjalan bersama Mayor Jenderal AU Ido Nehushtan (kelima kanan) dan Menteri Pertahanan, Ehud Barak (kelima kiri), dalam kunjungan di unit Iron Dome, kota pesisir Ashkelon, wilayah utara Jalur Gaza, Minggu (10/4). Iron Dome Interceptor baru mereka sukses melindungi dua kota utama dari roket Palestina yang ditembakkan dari Gaza dalam beberapa hari dan beberapa negara telah menunjukkan ketertarikan. (REUTERS/Amir Cohen)
Kota Gaza (ANTARA News) - Seorang pria sipil Palestina tewas dan seorang lagi cedera dalam serangan pesawat tak berawak (UAV) Israel di daerah Rafah, Jalur Gaza, Minggu, kata beberapa petugas medis dan saksi. Kedua korban sedang naik sepeda-motor ketika mereka diserang.

Sumber-sumber Palestina menyebut korban yang tewas sebagai Eid Hijazi (23), anggota kelompok pejuang Komite Perlawanan Rakyat.

Militer Israel dalam pernyataan mengkonfirmasi serangan itu dan menyebut korban cedera Ahmed Said Ismail, termasuk di antara yang bertanggung jawab atas serangan teror di dekat perbatasan Israel-Mesir, yang menewaskan seorang warga sipil Israel, pada 18 Juni 2012.

Serangan itu mengarah pada bentrokan besar terakhir di sekitar Gaza, dimana pejuang Palestina menembakkan puluhan roket ke negara Yahudi tersebut dan Israel melancarkan serangan-serangan udara ke Gaza yang menewaskan 15 orang Palestina.

Militer Israel mengatakan bahwa Said, Hijazi dan beberapa anggota lain Jihad Global beroperasi untuk melaksanakan serangan teror terhadap warga sipil Israel melalui perbatasan Mesir-Israel.

Keadaan tetap tegang di perbatasan antara Israel dan Jalur Gaza.

Pada 22 Juni, seorang Palestina tewas dan dua lain cedera, satu diantaranya dalam keadaan serius, ketika pesawat tempur Israel menyerang daerah sebelah timur Al-Bureij di Jalur Gaza bagian tengah.

Serangan udara itu dilakukan setelah pejuang Palestina di Gaza menembakkan dua roket ke Israel selatan namun tidak ada korban atau kerusakan.

Kekerasan itu terjadi di tengah gencatan senjata rapuh yang ditengahi Mesir antara Hamas yang menguasai Gaza dan Israel yang diumumkan Rabu malam (20/6) oleh sayap militer Brigade Ezzedine al-Qassam setelah kekerasan mematikan selama tiga hari di dan sekitar Gaza.

Babak terakhir kekerasan itu meletus dengan serangan-serangan udara Senin pagi (18/6), hanya beberapa jam setelah orang-orang bersenjata dari Sinai melancarkan penyerbuan di sepanjang perbatasan selatan Israel dengan Mesir yang menewaskan satu warga sipil Israel.

Dalam kekerasan sepanjang Juni, puluhan roket ditembakkan ke Israel dan 15 orang Palestina tewas dalam serangan-serangan udara Israel.

Hamas, yang menguasai Jalur Gaza, menjaga gencatan senjata dengan Israel, namun kelompok-kelompok lain Palestina di wilayah itu masih menembakkan roket ke Israel.

(M014)

Editor: Ade Marboen

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga