Minggu, 26 Oktober 2014

Peserta Jamsostek di Bogor meningkat

| 2.364 Views
id peserta jamsostek, jamsostek, bogor, jaminan sosial tenaga kerja
Peserta Jamsostek di Bogor meningkat
Logo Jamsostek (istimewa)
kami sudah melebihi target
Bogor (ANTARA News) - Jumlah peserta Jamsostek di wilayah Bogor, Jawa Barat, tahun ini meningkat drastis, setelah terbitnya Peraturan Pemerintah Nomor 53/2012 yang dirasakan banyak memberi manfaat bagi para pekerja.

"Dari sosialisasi yang kami lakukan mengenai PP baru tersebut, makin banyak kalangan pengusaha dan pekerja yang tertarik untuk ikut Jamsostek," kata Kabid Pemasaran PT Jamsostek (Persero) kantor Cabang Bogor 1, Sudiono.

"Dalam penambahan jumlah peserta tahun ini, kami sudah melebihi target hingga 141 persen. Padahal ini baru semester satu," katanya di Bogor, Selasa.

PP 53/2012 yang ditandatangani Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 23 April 2012 itu berisi perubahan kedelapan atas PP 14/1993 tentang penyelenggaraan program jaminan sosial tenaga kerja.

Dengan diterbitkannya PP yang baru ini, maka santunan dan manfaat dari program jaminan sosial tenaga kerja yang diselenggarakan PT Jamsostek (Persero) meningkat.

Perubahan penting dalam PP ini antara yang mengatur iuran Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK) yang besarnya tiga persen untuk tenaga kerja lajang dan 6 persen untuk yang sudah berkeluarga serta JK.

Saat ini biaya pelayanan kesehatan meningkat cukup signifikan. Karena itu, batas atas upah Rp 1 juta sebagai dasar perhitungan iuran JPK sudah tidak sesuai lagi dengan kondisi terkini, sehingga perlu diubah.

Dasar perhitungan iuran JPK yang sebelumnya maksimal Rp 1 juta dari upah sebulan, kini diubah menjadi paling tinggi 2 kali pendapatan tidak kena pajak keluarga dengan anak satu (PTKP-K1) per bulan atau setara dengan Rp 3,08 juta (2 kali Rp 1,54 juta per bulan).

Dengan kenaikan besaran iuran JPK ini, maka manfaat dan cakupan pelayanan ditingkatkan, di antaranya mencakup cuci darah serta pengobatan untuk penyakit jantung, kanker, dan HIV/AIDS.

Sudiono mengatakan, dari sosialisasi PP 53 tersebut, terlihat peningkatan tajam dalam jumlah peserta Jamsostek.

Kantor cabang Jamsostek Bogor yang membawahi 34 kecamatan di wilayah kota dan kabupaten Bogor, mencatat sudah Sekitar 80 persen dari 1.821 perusahaan di Bogor sudah menjadi anggota Jamsostek.

"Kini terdapat 1.457 perusahaan di Bogor dengan tenaga kerja 152.682 orang tercatat sebagai anggota," katanya.

Ia berharap kesadaran tersebut tersebut meningkat, karena dengan ikut Jamsostek, maka ada jaring pengamanan sosial bagi para pekerja.
(T004)

Editor: Ella Syafputri

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga