Rabu, 3 September 2014

Nasir: wacana "bilik asmara" di lapas masih dipertimbangkan

Rabu, 8 Agustus 2012 00:04 WIB | 3.821 Views
Banda Aceh (ANTARA News) - Wakil Ketua Komisi III DPR HM Nasir Djamil, mengatakan wacana pengadaan "bilik asmara" di lembaga pemasyarakatan (Lapas) dan rumah tahanan (Rutan) itu masih dipertimbangkan.

"Wacana itu memang sedang dipertimbangkan," katanya disela-sela mengunjungi Lapas kelas II A Banda Aceh di kawasan Santan, Selasa malam.

"Bilik asmara" di Lapas bahkan juga kemungkinan di Rutan yang diwacanakan dengan pertimbangan untuk memenuhi hak asasi warga binaan, katanya menambahkan.

"Kami juga di komisi III DPR sedang mempertimbangkan, disatu sisi untuk memenuhi hajat biologis penghuni, tapi disisi lain kalau tidak diawasi dan dipantau maka bisa disalahgunakan," kata politisi PKS itu.

Karenanya, Nasir Djamil mengatakan komisi III sedang mempertimbangkan dan akan mendengarkan pertimbangan dari Kementerian Hukum dan HAM.

"Nanti kita coba sesuaikan pertimbangan di komisi III dengan Kementerian Hukum dan HAM," kata dia menjelaskan.

Tetapi, ia menyatakan di beberapa institusi kepolisian misalnya di Polda Sumut sudah juga dibuat "bilik asmara" atau "bilik percintaan" kepada tahanan.

"Warga binaan juga punya hak melepaskan hasrat biologisnya. Selama ini juga kami temukan di Lapas itu terjadi penyelewengan seksual, karena tidak bisa melampiaskan dengan lawan jenis sehingga ke homoseksual," kata Nasir menjelaskan.

Dan itu, ujarnya sangat mungkin terjadi, karenanya pertimbangan tersebut penting yang kemudian dihadirkan "bilik bercinta" di Lapas di Indonesia ini.

"Itu semua juga untuk menertibkan jangan sampai ada praktek prostitusi sehingga semuanya bisa berjalan secara legal dan transparan, tidak ada yang disembunyikan," katanya menjelaskan.

Selain itu juga kehadiran "bilik bercinta" di Lapas guna menghilangkan jika selama ini ada oknum-oknum yang menyalahgunakan untuk tujuan praktik prostitusi di dalam Lapas, kata Nasir Djamil. (A042)

Editor: B Kunto Wibisono

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga