Sabtu, 20 Desember 2014

Pemkab Karawang akan tindak pedagang nakal

| 2.850 Views
id tindak pedagang nakal, pemkab karawang, jabar
Pedagang nakal yang ditemukan pada Ramadan kali ini harus dikenakan sanksi agar tidak membahayakan konsumen. Pemkab Karawang siap memberi sanksi para pedagang nakal itu,"
Karawang (ANTARA News) - Pemerintah Kabupaten Karawang, Jawa Barat, siap menindak pedagang nakal yang memanfaatkan momentum Ramadan dengan menjual barang dagangan yang mengandung zat berbahaya serta melakukan penimbunan bahan kebutuhan pokok.

"Pedagang nakal yang ditemukan pada Ramadan kali ini harus dikenakan sanksi agar tidak membahayakan konsumen. Pemkab Karawang siap memberi sanksi para pedagang nakal itu," kata Wakil Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana, di Karawang, Rabu.

Dikatakannya, jika ternyata ditemukan pedagang menjual barang dagangan kadaluwarsa atau mengandung zat berbahaya, maka minimal harus dimusnahkan barang-barang dagangannya itu. Sebab jika dibiarkan akan membahayakan konsumen.

Tetapi selain diberi sanksi, para pedagang nakal itu juga perlu dibina oleh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Karawang yang berkaitan dengan hal tersebut. Sehingga ke depannya, pedagang itu tidak menjual barang dagangan yang membahayakan konsumen.

Sementara itu, selama Ramadan kali ini, pihaknya meningkatkan pengawasan terhadap kemungkinan terjadinya penimbunan bahan kebutuhan pokok. Sebab aksi penimbunan kebutuhan pokok akan mengakibatkan melambungnya harga selama Ramadhan.

"Kami selalu memantau pasokan dan harga sejumlah kebutuhan pokok selama Ramadan, dengan tujuan mengontrol kondisi pasokan kebutuhan pokok dan meminimalisasi kemungkinan terjadinya lonjakan harga," kata wakil bupati.

Ia menilai selama Ramadan, terjadi peningkatan permintaan bahan-bahan kebutuhan pokok di pasaran.

Di tengah meningkatnya permintaan itu, kata dia, perlu dilakukan pengawasan intensif dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, agar pedagang tidak seenaknya menaikkan harga.
(KR-MAK/Z002)

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga