Singapura (ANTARA News) - Sebanyak tujuh atlet binaraga Singapura dihukum dua tahun setelah diketahui positif menggunakan obat terlarang dalam kompetisi lokal, demikian dinyatakan pejabat olahraga negara itu.

Hukuman itu, berlaku sesegera mungkin, "merupakan hukuman terbanyak pada atlet yang menggunakan obat terlarang di Singapura," lapor koran lokal Straits Times, Rabu.

Ketujuh atlet itu dihukum setelah mereka gagal dalam tes urin di event "The 50th Singapore National Bodybuilding and Physique Sports Championship 2012" bulan lalu, demikian pernyataan dari Dewan Olahraga Singapura (SSC).

Obat penumbuh otot serta stimulan perangsang seperti clenbuterol terdapat pada contoh urin mereka, bahkan dalam satu contoh urin seorang atlet saja terdapat tujuh macam zat terlarang.

"Mereka tidak boleh aktif, baik sebagai peserta mau pun sebagai tim pendukung, selama hukuman itu berlangsung. Semua yang berkaitan dengan perlombaan, hasil, medali, poin dan hadiah akan dicabut," demikian dinyatakan SSC, seperti yang dilaporkan AFP.

Dunia olahraga Singapura selama ini relatif bersih dari skandal dan amat minim dari kasus doping atau korupsi.

(A008)