Jumat, 24 Oktober 2014

Topan Haikui landa China, dua juta orang dievakuasi

| 2.599 Views
id topan haikui, topan haikui di china, warga china mengungsi
Topan Haikui landa China, dua juta orang dievakuasi
Ilustrasi (FOTO ANTARA/REUTERS/NASA/Handout/djo/11)
Shanghai (ANTARA News) - Topan Haikui melanda China pada Rabu, membawa angin hingga berkekuatan 110 kilometer per jam, mendorong para pejabat untuk mengevakuasi hampir dua juta orang dan
 membatalkan ratusan penerbangan dari dan ke Shanghai serta kota-kota lainnya.

Lebih dari 1,5 juta orang di provinsi timur Zhejiang dan 252.000 warga suku terpencil di Shanghai dievakuasi setelah Haikui menghantam pagi-pagi, menyebabkan banjir dan membuat ratusan orang terdampar, kata kantor berita Xinhua.

Lebih dari 500 penerbangan domestik dan internasional ke dan dari dua bandara Shanghai, Hongqiao dan Pudong, telah dibatalkan pada 10.30 waktu setempat (0230 GMT), kata Otoritas Bandara Shanghai pada akun microblogging.

Tiga operator penerbangan China - Air China, China Eastern Airlines, dan China Southern Airlines Co Ltd - juga telah membatalkan semua penerbangan ke dan dari Hangzhou dan Ningbo di Shanghai selatan, sampai tengah hari, kata mereka.

Tidak ada kapal yang diizinkan masuk atau keluar dari pelabuhan Shanghai, yang merupakan pelabuhan tersibuk di dunia berdasarkan volume kontainernya, sejak Selasa malam, kata seorang pejabat di Shanghai Air Authority.

Pelabuhan penting lain di Ningbo, di Provinsi Zhejiang, juga telah ditutup.

Beberapa kereta api dari dan ke Shanghai, pusat perdagangan negara, juga telah dibatalkan. Namun demikian, pasar keuangan kota tetap dibuka.

Sampai larut malam, pusat topan itu diperkirakan akan telah berpindah ke barat laut meskipun kondisi basah dan berangin masih cenderung bertahan, menurut situs http://www.tropicalstormrisk.com/.

Haikui memaksa hampir 270.000 orang di Filipina untuk meninggalkan rumah mereka, mendorong pemerintah untuk menutup sekolah-sekolah, pasar keuangan dan perkantoran.

(H-AK)

Editor: Heppy Ratna

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca