Selasa, 21 Oktober 2014

Mike Tyson diancam, polisi panggil Twitter

| 2.088 Views
id twitter, mike tyson, ancaman mike tyson, new york
Saya serius, orang-orang akan mati seperti di Aurora
Jakarta (ANTARA News) - Kepolisian New York memanggil Twitter untuk mengungkap identitas pengguna yang mengancam akan menembak Mike Tyson pada acara tunggalnya di Broadway.

Perusahaan itu awalnya menolak permintaan polisi setelah petugas menemukan seorang pengguna menulis ancaman yang mengarah pada penembakan massal.

Pertunjukan Tyson telah dibuka Kamis lalu dan polisi meningkatkan pengamanan di lokasi pertunjukan.

"Twitter telah memenuhi panggilan," kata Kepolisan New York dalam pernyataan, Selasa sore.

Akhir Juli hingga awal Agustus, seseorang tak dikenal mengirim beberapa tweet yang menjelaskan rencana penyerangan di teater itu tahap demi tahap.

"Saya serius, orang-orang akan mati seperti di Aurora," bunyi slah satu pesan itu.

Pada tweet berikutnya, akun tersebut menjawab kepada pengguna lain yang mengatakan mereka akan beraksi terhadap ancaman tersebut. "Saya di Florida sekarang tapi itu akan terjadi, saya janji. Saya sedang menyelesaikan daftar saya.'

Sebelumnya, Twitter mengatakan pada Kepolisian New York melalui surat elektrnik bahwa akun dan tweet yang bersangkutan "tampaknya tidak berada di parameter ketat"hingga memerlukan pengungkapan darurat.

Menurut kebijakan Twitter, "ada keadaan darurat yang melibatkan kematian dan luka fisik serius pada seseorang" sebelum memberi informasi pada penegak hukum.

"Menurut mereka, tampaknya tidak ada ancaman. Kami rasa penilaian polisi seharusnya mengalahkan penilalian tersebut," kata juru bicara kepolisian Paul Browne, Selasa lalu, seperti yang ditulis BBC.

(nta)

Penerjemah: Natisha Andarningtyas

Editor: Suryanto

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga