Kamis, 23 Oktober 2014

Indonesia-Armenia tingkatkan hubungan bilateral

| 5.628 Views
id indonesia, armenia, menteri luar negeri, marty natalegawa
Jakarta (ANTARA News) - Indonesia dan Armenia meningkatkan hubungan bilateral kedua negara tersebut melalui kunjungan resmi Menteri Luar Negeri Armenia Edward Nalbandia ke Indonesia pada Rabu di Kantor Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta.

"Penandatanganan kerja sama ini menandai 20 tahun hubungan kerja sama Indonesia-Armenia. Tidak ada satu pun hambatan selama rentang waktu tersebut. Kami bertekad untuk meningkatkan hubungan bilateral kedua negara ke tingkat yang lebih tinggi," kata Menteri Luar Negeri RI Marty Natalegawa usai penandatanganan kerja sama Indonesia-Armenia di Gedung Pancasila.

Kunjungan Menlu Edward Nalbandian itu dilakukan atas undangan dari Menlu Marty Natalegawa guna membahas berbagai upaya bagi peningkatan kerjasama bilateral di bidang politik, ekonomi dan sosial budaya. Pada Rabu tadi ditandatangani Persetujuan mengenai Kerjasama Ekonomi, Ilmu Pengetahuan dan Teknik Indonesia-Armenia oleh kedua menteri tersebut.

"Hubungan dengan Armenia menunjukkan `global outlook` kita. Dalam beberapa tahun terakhir ini kita lihat beberapa negara memutuskan untuk membuka kedubes di Armenia, Belarus, dan Georgia. Ini menunjukkan politik luar negeri kita makin diakui di dunia internasional," ujar Marty.

Marty mengatakan ia dan Edward membahas tentang langkah-langkah terkait perangkat hukum bagi hubungan kerja sama kedua negara itu secara menyeluruh.

"Intinya kita membahas perlunya legal frame work atau perangkat hukum. Pada 2005 ada persetujuan tentang penghindaran pajak berganda, dan itu belum diratifikasi oleh indonesia sementara mereka sudah karena indonesia tampil dengan usulan baru untuk merevisi agreement tersebut," kata Marty.

Dari pihak Armenia menyatakan kesiapannya jika ada revisi atas persetujuan tersebut dan mempersilahkan Indonesia untuk mengajukan revisi tersebut sehingga bisa diperbaharui, tutur Marty.

"Kami juga akan membentuk chamber of commerce, dan juga kerja sama di bidang budaya serta pertukaran mahasiswa di luar negeri," tambah Marty.

Republik Armenia merupakan negara pecahan Uni Soviet yang merdeka pada 21 September 1991. Negara yang berpenduduk 2.970.495 jiwa ini berbatasan dengan Turki, Azerbaijan, dan Georgia. Luas wilayah Armenia adalah 29.800 km2 dan GDP perkapita USD 5.400.

Nilai perdagangan Indonesia-Armenia pada 2011 mencapai USD 6,4 juta dengan ekspor Indonesia USD 6.372.500 dan impor USD 57.100. Surplus untuk Indonesia sebesar USD 6.315.400

(C005)

Editor: Suryanto

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga