Selasa, 16 September 2014

Sarumpaet: para cagub-cawagub harus berikrar anti SARA

Rabu, 8 Agustus 2012 21:58 WIB | 2.606 Views
Sarumpaet: para cagub-cawagub harus berikrar anti SARA
Seniman sekaligus aktris Ratna Sarumpaet membacakan puisi karya almarhum WS.Rendra pada "Festival Rendra" di Teater Ismail Marzuki, Jakarta, Kamis (26/11). (ANTARA/Yudhi Mahatma)
Jakarta (ANTARA News) - Ratna Sarumpaet Crisis Centre (RSCC) menginginkan agar dua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta, yakni Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli dan Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama membuat ikrar kampanye anti SARA.

"Kami menyarankan agar kedua pasangan cagub-cawagub membuat kontrak kerja atau kontrak demokrasi sebagai jaminan tidak melakukan kampanye yang mengandung SARA," kata Ketua RSCC Ratna Sarumpaet di kantor Panwaslu DKI Jakarta, Rabu.

Menurut Ratna, perlu ada cara lain dalam menyelesaikan isu SARA yang tengah marak beredar dalam kampanye karena aturan yang telah dibuat seringkali disalahartikan, bahkan tidak direalisasikan sama sekali.

"Oleh karena itu, mereka (kedua pasangan cagub-cawagub) harus membuat ikrar yang kemudian diserahkan kepada seluruh pendukung dan simpatisan mereka," kata Ratna.

Ratna memandang isu-isu bernuansa SARA beredar luas di ibu kota karena kinerja Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) yang masih kurang maksimal dalam menangani permasalahan tersebut.

"Makanya kami meminta Panwaslu mengambil langkah tegas dan secepat mungkin agar kedua pihak cagub ikut bertanggung jawab menghentikan kampanye SARA," ujar Ratna.

Ratna menambahkan jika masih terdapat isu SARA dalam Pilkada DKI, maka akan berbahaya karena Pilkada DKI Jakarta berlaku sebagai barometer untuk penyelenggaraan Pilkada di daerah lain

Ratna juga mengaku khawatir maraknya kampanye-kampanye bermuatan SARA menjelang Pilkada DKI putaran kedua dapat mengamcam nilai-nilai demokrasi dan keberagaman di Indonesia. (R027)

Editor: B Kunto Wibisono

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga