Minggu, 26 Oktober 2014

Ruhut: Presiden harapkan KPK dan Polri bersinergi

| 3.495 Views
id wakil rakyat, korupsi simulator sim, anggota dpr, ruhut sitompul
Ruhut: Presiden harapkan KPK dan Polri bersinergi
Ruhut Sitompul (FOTO ANTARA)
Setelah shalat Maghrib, setelah kita makan, Bapak (Presiden, red) panggil Ketua KPK Abraham Samad dan Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo ngobrol sebentar untuk bersinergi,"
Jakarta (ANTARA News) - Anggota Komisi III DPR RI Ruhut Sitompul mengatakan bahwa �Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengharapkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Polri bersinergi dalam menyelesaikan kasus tindak pidana korupsi.

"Setelah shalat Maghrib, setelah kita makan, Bapak (Presiden, red) panggil Ketua KPK Abraham Samad dan Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo ngobrol sebentar untuk bersinergi," kata Ruhut, seusai mengikuti acara buka puasa bersama Presiden di Mabes Polri Jakarta, Rabu malam.

Kedua institusi penegak hukum berdua bersinergi yang penting, kata Ruhut, Presiden yang memprakarsai dan itu dirasa sudah merupakan langkah baik sekali.

"Jadi tadi duduk pak Abraham sama duduk di meja dekat kita, bapak Timur di sebelah kiri, Bapak Presiden berdiri panggil pak Timur dan Abraham, sudah itu saya kira tak jauh lagi dari sinergi. Sudah itu bapak (presiden-Red) bersalamam bersama kedua belah pihak," kata Ruhut.

Suasana berlangsung santai, namun tidak begitu lama, berlangsung sekitar tiga menit ketiganya berbincang akrab. Namun Ruhut mengaku tidak tahu isi pembicaraan yang disampaikan Presiden kepada Ketua KPK dan Kapolri. "Mungkin tidak jauh dari kaitan sinergi," katanya.

Di tempat sama, Ketua KPK Abraham Samad ditanya terkait kasus dugaan korupsi Simulator SIM di Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri yang menjadi polemik antara KPK dan Polri.

"Besok saja, besok," kata Abraham saat menuju di dalam mobil yang mengantarnya pergi.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo mengatakan bahwa penegakan pelanggaran korupsi harus Polri tindak lanjuti dan proses penegakan hukum akan dilakukan.
(S035/Z002)

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga