Kamis, 2 Oktober 2014

Kimia Farma optimistis hadapi SJSN

Rabu, 8 Agustus 2012 22:22 WIB | 2.072 Views
Jaringan distribusi ini tidak hanya menjangkau kota-kota besar saja, tapi juga banyak kota kecil yang tersebar di pelosok Tanah Air,"
Jakarta (ANTARA News) - PT Kimia Farma Tbk (KAEF) optimistis dalam menghadapi diberlakukannya Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) yang dikelola Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) pada awal 2014.

Corporate Secretary KAEF Djoko Rusdianto di Jakarta, Rabu, mengatakan optimisme ini cukup beralasan karena selama ini bisnis penjualan obat-obatan perseroan ditopang jaringan distribusi yang kuat.

"Jaringan distribusi ini tidak hanya menjangkau kota-kota besar saja, tapi juga banyak kota kecil yang tersebar di pelosok Tanah Air," katanya dalam keterangan resmi.

Di sisi lain, dalam pengembangan bisnisnya pada tahun ini, kata Djoko, perseroan akan membangun sebanyak total 50 apotik baru.

"Ini termasuk di antaranya membangun tiga apotek baru di Kuala Lumpur, Malaysia, bekerja sama dengan perusahaan Averroes Sdn. Bhd," katanya.

Djoko menjelaskan selaku emiten farmasi milik BUMN, perseroan juga dituntut untuk senantiasa mencermati perkembangan dunia pengobatan.

"Karena ke depan ini, era pengobatan penyakit akan menggunakan bahan dari bagian tubuh manusia (era makro molekul) atau dikenal dengan terapi sel punca (stem cell), maka kami telah mengantisipasinya dengan menggandeng RS Cipto Mangunkusumo dan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Kerja sama ini untuk penelitian dan pengembangan penggunaan sel punca untuk mengobati beberapa penyakit kronis seperti jantung, dan hepatitis," tambahnya.

Selain itu, perseroan juga juga tengah menjalin kerja sama dengan mitra usaha untuk mengembangkan farmasi yang berasal dari bahan-bahan herbal.

"Sejumlah upaya yang sedang dikerjakan itu bertujuan agar Kimia Farma bisa menjadi perusahaan jasa terintegrasi besar di Indonesia pada 2014. Jadi ke depan tidak hanya menyediakan kebutuhan obat-obatan, namun juga mencakup penyediaan pelayanan kesehatan secara menyeluruh," katanya.
(KR-SSB/A023)

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga