Rabu, 30 Juli 2014

Jawa Pos minta maaf pada Maftuh Basyuni

Rabu, 8 Agustus 2012 23:40 WIB | 3.739 Views
Jawa Pos minta maaf pada Maftuh Basyuni
M Maftuh Basyuni, menteri agama periode 2004-2009. (FOTO ANTARA)
Jakarta (ANTARA Nws) - Harian Jawa Pos meminta maaf kepada mantan Menteri Agama, M Maftuh Basyuni, atas pemberitaan yang salah pada Selasa lalu (7/8). Humphrey Djemat sebagai kuasa hukum Basyuni menyampaikan permintaan maaf dari Pemimpin Redaksi Jawa Pos dalam satu surat permintaan maaf.

Pernyataan yang diterima di Jakarta, Rabu, menyatakan, Pemimpin Redaksi Jawa Pos meminta maaf atas kesalahan penulisan dalam pemberitaan Jawa Pos edisi hari Kamis, 28 Juni 2012, pada kolom JATI DIRI. 

Tulisan berjudul "Menunggu Sentuhan Anggito Kelola Haji" itu antara lain menyebutkan: "Uang sebesar itu akan membawa petaka bila salah kelola. Dua mantan menteri agama sudah menjadi korban kelola dana haji (dana abadi umat). Said Agil Almunawar dan Maftuh Basyuni harus merelakan dirinya tinggal sementara di penjara karena dianggap bertanggung jawab atas kesalahan pengelolaan dana umat tersebut."

Pemimpin Redaksi Jawa Pos mengakui telah terjadi kesalahan dalam tulisan itu. Yang benar adalah Basyuni tidak pernah ditahan, dihukum dan/atau tidak pernah dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan telah melakukan suatu tindak pidana terkait pengelolaan dana haji selama menjalankan tugas sebagai menteri agama.

Djemat mengatakan dalam rilisnya, atas permintaan maaf tersebut dan koreksi yang telah dilakukan oleh pihak Jawa Pos, Basyuni telah menerima secara ikhlas dan menganggap persoalan yang ada diantara dirinya dengan pihak Jawa Pos telah selesai.

Sebelumnya pada Senin lalu (2/7), Basyuni dalam rilisnya juga mengatakan akan melayangkan somasi kepada Harian Jawa Pos sehubungan pemberitaan edisi 28 Juni 2012 yang dianggap adalah berita bohong dan mencemarkan nama baiknya.

Menurut Basyuni melalui kuasa hukumnya, Humphrey R Djemat, waktu itu, dalam somasi tersebut pihaknya akan menuntut permintaan maaf dari Jawa Pos dan menuntut pemuatan berita yang berimbang.

(C005)

Editor: Ade Marboen

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga