Sabtu, 1 November 2014

IHSG masuki fase sepi transaksi

| 1.628 Views
id ihsg, kondisi bursa, pasar bursa sepi, bursa saham,
IHSG masuki fase sepi transaksi
Ilustrasi (FOTO ANTARA/Ismar Patrizki)
Jakarta (ANTARA News) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan berjalan relatif sepi dan cenderung stagnan dengan kisaran "support-resistance" 4.065-4.117.

Kepala Riset MNC Securities, Edwin Sebayang, mengatakan hal ini seiring dengan semakin dekatnya liburan panjang lebaran.

"Investor saat ini mulai mengantisipasi adanya libur panjang lebaran," katanya di Jakarta, Kamis.

Di sisi lain, lanjutnya hal ini juga disebabkan kondisi bursa global seperti bursa AS dan bursa utama Eropa mulai kehabisan tenaga untuk mendorong indeks terus menguat.

Di samping itu, pasar sudah mengantisipasi kemungkinan Bank Sentral Eropa (ECB) dan The Fed akan mengeluarkan paket stimulus baru, selain juga mulai munculnya berita negatif seperti Rating Agency DBRS yang menurunkan peringkat Spanyol, Italia dan Irlandia atau "yield" obligasi Spanyol tenor 10 tahun yang kembali naik di atas 7 persen.

Sementara itu, analis Sinarmas Sekuritas, James Wahjudi, mengatakan secara teknikal indeks diperkirakan akan bergerak "mixed" dengan kecederungan melemah.

"Pergerakan indeks akan bereda pada kisaran 4.060-4.120," tuturnya

James menambahkan data-data ekonomi China yang dirilis, terutama tingkat inflasi, penjualan ritel dan produksi industri, akan memberikan sentimen terhadap pergerakan indeks.

"Selain itu kebijakan moneter bank sentral Jepang, pengumuman suku bunga BI, dan antisipasi terhadap dirilisnya data `Initial Jobless Claims` AS juga akan memberikan sentimen tambahan," imbuhnya.

Untuk saham-saham yang dapat diperhatikan di antaranya PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Astra International Tbk (ASII), PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), PT Unilever Indonesia Tbk, PT United Tractors Tbk (UNTR) dan PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR).
(IAZ)

Editor: Desy Saputra

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga