Sabtu, 26 Juli 2014

Kampanye Obama lewat aplikasi ponsel

Kamis, 9 Agustus 2012 11:04 WIB | 2.716 Views
Kampanye Obama lewat aplikasi ponsel
Presiden AS Barack Obama berbicara dalam kampanye di Mansfield Central Park di Mansfield, Ohio, Rabu (1/8). (REUTERS/Larry Downing)
Chicago (ANTARA News) - Tim kampanye Barack Obama meluncurkan aplikasi ponsel "Obama for America" untuk para pendukungnya.

Aplikasi dirilis pekan lalu gratis untuk pengguna iPhone dari Apple. Aplikasi itu digunakan untuk mendaftar para pemilih. Data yang diminta antara lain nama depan dan nama keluarga, usia, jenis kelamin, dan alamat rumah.

Sementara itu, aplikasi untuk pengguna Google dan Android akan dirilis Kamis, kata tim kampanye Obama.

Selain untuk menetukan lokasi, mendaftar, dan mencari Partai Demokrat terdekat, dan mengirim data-data itu ke  database, aplikasi itu merupakan portal untuk semua hal yang berkaitan dengan Obama. Aplikasi memudahkan pengguna untuk melihat dan membagi pengumuman kampanye ke jejaring sosial dan menemukan pertemuan politik terdekat.

"Kami melihatnya sebagai alat yang bagus bagi para pendukung kami untuk turut terlibat dari hal yang paling dasar," kata juru bicara tim kampanye Adam Fetcher. Ia menambahkan sambutan aplikasi ini di perkantoran dan di kalangan pengguna teknologi kuat.

Aplikasi ini membatu ratusan sukarelawan dan staf melihat pemilih. Menurut tim kampanye, ini penting untuk memerangi undang-undang pemangkasan identifikasi pemilih yang dapat menurunkan jumlah pemilih Partai Demokrat.

"Tetapi, implikasi dari mendaftar nama dan alamat hanya dengan sentuhan jari ini mengganggu kerahasiaan pendukung," kata Ahli Kerahasiaan Konsumen di Center for Democracy and Technology Justin Brookman.

"Kami khawatir aplikasi ini membuat orang-orang yang berniat tidak baik dan menghalangi orang untuk memberikan uang," katanya.

Tim kampanye Obama mengatakan aplikasi itu sangat menjaga kerahasiaan dan mampu mencegah pelanggaran.

"Saya kira beberapa orang memandang aplikasi ini menakutkan, tapi tidak ada sesuatu yang ilegal dari perbuatan mereka," kata Lior Strahilevitz, profesor hukum dari University of Chicago, tempat Obama mengajar hukum konstitusi.

"Mereka menggabungkan sejumlah besar catatan publik dan menggunakan teknologi pemetaan lokasi. Bila sebuah korporasi atau kampanye politik ingin menggunakan informasi tersebut dan menyebarkannya dengan cara yang berguna, tidak ada pelanggran terhadap undang-undang kerahasiaan Amerika," katanya.

James Hamilton, salah seorang pengguna aplikasi tersebut mengatakan ia senang untuk memilih di bulan November tapi tidak menyadari perhatian yang tidak diminta.

"Saya tidak menilai penjualan langsung dan tidak mau interupsi," katanya.

Tim kampanye Mitt Romney merilis aplikasi yang dapat meberikan iformasi kepada pendukungnya 31 Juli lalu. Tim kampanye menolak memebrikan komentar tentang kemungkinan perkembangan aplikasi itu.

Analis teknologi sektoral Roger Kay mengatakan teknologi digital di dunia politik selain menjadi perlombaan senjata bagi progammer cerdas untuk mengembangkan teknologi yang sudah ada.

"Ini adalah perang yang terus meningkat di kedua belah pihak," katanya.
(nta)

Penerjemah: PR Wire

Editor: Desy Saputra

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga