Senin, 22 Desember 2014

43,8 hektare sawah Sumut alami gagal panen

| 2.834 Views
id sawah gagal panen, gagal panen, sawah rusak, sawah diterjang banjir, sawah
43,8 hektare sawah Sumut alami gagal panen
Ilustrasi--Areal persawahan (FOTO ANTARA/Iggoy el Fitra)
Medan (ANTARA News) - Seluas 43,8 hektare di Sumatera Utara mengalami mengalami "puso" atau gagal panen pada semester pertama tahun 2012 akibat serangan dari organisme pengganggu tanaman.

Kepala Dinas Pertanian Sumut HM Roem di Medan, Kamis, mengatakan, dari pendataan yang dilakukan, organisme pengganggu tanaman tersebut berupa tikus dan penyakit "blast".

Kerusakan dan gagal panen paling luas terjadi di Kabupaten Asahan yakni sebanyak 25 hektare yang disebabkan adanya serangan tikus.

Sedangkan daerah lain yang juga mengalami puso adalah Kabupaten Batubara seluas 17 hektare akibat serangan tikus dan yang banyak terjadi di Kecamatan Air Putih.

Kemudian, pertanian di Kabupaten Simalungun seluas 5,3 hektare yang disebabkan serangan tikus (4,3 hektare) dan penyakit blast (satu hektare).

Setelah itu, pertanian di Kabupaten Mandailing Natal seluas empat hektare disebabkan penyakit blast, katanya.

Selain akibat serangan tikus dan penyakit blast, Dinas Pertanian Sumut juga mencatat adanya 155 hektare sawah yang mengalami kerusakan karena bencana banjir.

Bencana tersebut terjadi di Kabupaten Tapanuli Selatan yang merusak 150 hektare sawah dan Kabupaten Serdang Bedagai dengan kerusakan lima hektare.

Kemudian, banjir itu juga menyebabkan 1.045 hektare ladang jagung di Kabupaten karo, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Langkat, dan Labuhan Batu rusak.
(ANT)

Editor: Desy Saputra

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga