Senin, 15 September 2014

Film bin Laden tidak ada maksud politik

Kamis, 9 Agustus 2012 12:46 WIB | 3.556 Views
Washington (ANTARA News) - Studio Hollywood pekan ini meluncurkan trailer sebuah film yang mendramatisasi perburuan Osama bin Laden.

Penulis skenario film tersebut menyatakan trailer itu tidak dimaksudkan untuk mendongkrak kampanye Presiden Barack Obama yang memerintahkan serangan komando Mei 2011dan menyebabkan Osama bin Laden tewas pada saat itu.

Awal tahun ini, perwakilan AS Peter King, dari Partai Republik yang mengetuai komite Parlemen Keamanan Negara, mengatakan pembuat film itu menceritakan sebuah peristiwa besar yakni tentang salah satu operasi paling rahasia dalam sejarah Amerika."

King mengungkapkan keprihatinannya tentang keterlibatan "lembaga pelobi Partai Demokrat" dalam akses "percaloan" untuk pembuat film bagi pejabat-pejabat tinggi.

Namun penulis naskah Mark Boal mengatakan film itu merupakan sebuah film non politik yang memperlihatkan aksi operasi rahasia yang memburu bin Laden dan bahkan membunuhnya. Obama bahkan bukan karakter dalam film tersebut, katanya.

Sony Pictures mengatakan trailer film yang berjudul "Zero Dark Thirty" itu, diluncurkan pada Selasa (7/8) lalu. Studio tersebut mengunggah trailer yang berdurasi satu menit 15 detik itu di Youtube.

Trailer itu berpotensi memunculkan kontroversi karena dokumen resmi yang diluncurkan oleh pemerintah tahun ini kepada sebuah kelompok konservatif menunjukkan bahwa Boal dan sutradara film Kathryn Bigelow diberikan pengarahan singkat tentang latar belakang operasi atas bin Laden itu oleh Gedung Putih, Pentagon dan pejabat CIA.

Baik CIA dan Pentagon mengatakan saat itu bahwa interaksi mereka dengan pembuat film yang memenangkan piala Oscar untuk filmnya "The Hurt Locker" itu, merupakan hal rutin dan normal.

Kontroversi politik mencuat ketika kolumnis New York Times Maureed Dowd melaporkan tahun lalu bahwa Gedung Putih mengandalkan film itu untuk melawan reputasi atas Obama yang dianggap tidak efektif.

Dowd melaporkan film itu dijadwalkan akan ditayangkan pada 12 Oktober, sekitar tiga minggu sebelum pemilihan presiden November mendatang.

Setelah kolomnya diterbitkan, namun, laporan media menyebutkan rilis film itu ditunda hingga Desember.

Melalui sebuah email kepada Reuters, Rabu, Boal mengkonfirmasi bahwa film itu dijadwalkan tayang pada Desember. Ia mengatakan film itu saat ini sedang dalam proses pasca-produksi.

Ia mengatakan tidak ada ada maksud politik baik tentang film itu sendiri ataupun waktu peluncurannya.

"Film ini bukan agenda politik," kata Boal.

"Prasangka itu adalah dari orang-orang yang tidak tahu tentang film tersebut. Ini adalah tentang operasi hitam yang mengangkat tentang perburuan rahasia UBL (bin Laden). Ini bukan tentang presiden."

"Tidak ada aktor yang memerankan Obama di film kami," tambahnya.

Jaminan dari penulis skenario itu sepertinya tidak membungkam kritik kepada Obama.

Tom Fitton, presiden Pengawas Peradilan, kelompok konservatif yang meminta dan memperoleh catatan tentang hal-hal yang berhubungan antara pembuat film dengan pejabat administrasi, mengatakan ia menginginkan informasi lebih lanjut.
(ANT)

 

Editor: AA Ariwibowo

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga