Jakarta (ANTARA News) - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat dana simpanan di atas Rp2 miliar pada bank umum dalam enam bulan pertama 2012 sebanyak 173.000 rekening (0,15 persen) atau Rp1.596 triliun (53,02 persen).

Sementara itu, dana simpanan di bawah Rp2 miliar tercatat 110.837.000 rekening (99,84 persen) atau Rp1.414 triliun (46,98 persen), kata Kepala Eksekutif LPS Mirza Adityaswara di Jakarta, Kamis.

Adapun total rekeningnya mencapai 110.010.00 rekening atau Rp1.761 triliun. Namun, yang dijamin LPS rekening sampai dengan Rp2 miliar, katanya menegaskan.

Ia memaparkan, dalam enam bulan pertama 2012, LPS mencatatkan surplus Rp3,132 triliun, meningkat 46,56 persen dari Rp2,137 triliun pada semester I-2011.

Pencapaian itu, kata dia, didukung oleh adanya surplus dari operasi yang tercatat Rp3,154 triliun pada semester I-2012, naik 40,99 persen dari Rp2,237 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Hingga semester I-2012, lanjut dia, total aset LPS mencapai Rp31,02 triliun, dengan alokasi investasi dalam bentuk surat berharga negara (SBN) mencapai Rp23,54 triliun dan noninvestasi Rp7,48 triliun. Untuk pendapatan premi per 1 Agustus 2012 mencapai Rp6,202 triliun.

Di samping itu, LPS melakukan likuidasi atas 47 bank, dan 26 bank di antaranya sudah berhasil dilikuidasi per Juni 2012, sementara 21 bank masih dalam proses likuidasi. Adapun rata-rata penyelesaian likuidasi membutuhkan waktu dua tahun 10 bulan.

"`Recovery` dana klaim penjaminan yang likuidasinya selesai sekitar 9,32 persen," tutur Direktur Keuangan LPS Mirza Mochtar.

Ia menyebutkan total aset 47 bank mencapai Rp401,89 miliar dengan total kewajiban Rp1,670 triliun dan total simpanan Rp1,218 triliun.
(KR-SSB/D007)